Berita Video

Video Nelayan Tambaklorok Semarang Keluhkan Penghasilan Berkurang Setelah Kenaikan BBM

Nelayan Tambaklorok Semarang mengeluhkan keuntunganya tidak pasti setelah harga BBM naik.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video nelayan Tambaklorok Semarang keluhkan penghasilan berkurang setelah kenaikan BBM.

Nelayan tambaklorok Kota Semarang keluhkan kenaikan harga BBM berjenis Solar, pasalnya naiknya harga bbm tersebut tidak seimbang dengan harga jual dari hasil tangkapan nelayan ketika melaut, Senin (26/9).

Sudarso nelayan Tambaklorok Semarang mengatakan, naiknya harga solar sangat mempengaruhi keuntungan para nelayan dan para nelayan juga merasa keberatan.

"Pengaruhnya, solar harganya naik, kalau solar naiknya Rp 500, ora keberaten (tidak keberatan) ya tengah-tengah lah corone (misalnya), solar naiknya Rp 1.650, bayangkan, kalau naiknya Rp 500 sedikit ringan, tapi kan akeh (banyak)," jelasnya kepada tribunjateng.com di Kampung Nelayan Tambaklorok Semarang.

Walaupun harga BBM berjenis solar harganya telah naik dirinya tetap mencari ikan di laut atau berangkat melaut.

"Masih rutin tiap hari melaut," ucapnya.

Dirinya mengatakan, hasil tangkapan ikan yang telah di jual, terkadang tidak bisa menutup biaya operasional saat melaut.

"Ya kadang-kadang menutup kadang kadang lebih, tidak pasti," ungkapnya.

Sebelum harga solar naik dirinya menyebut memiliki keuntungan yang cukup.

"Ada kelebihan Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu atau Rp150 ribu," ucapnya.

Lanjutnya, setelah harga BBM naik keuntunganya tidak pasti.

"Terkadang tambel (rugi) banyak nganggurnya, nelayan tidak melaut, kalau melaut jadinya tombok, kan malah badan capek, sudah tidak ada hasilnya di tambah kecapean malah tambah repot," ungkapnya.

Dirinya mengaku, setiap kali melaut hanya membeli solar 100 ribu. Karena mesin kapalnya kecil tidak seperti yang lain.

"Alatnya kecil itu, mesinya cuman satu, kecil," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved