Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Beredar Video Tawuran, Disebut Terjadi di Banjaran Kab.Tegal, Begini Fakta Sebenarnya 

Jajaran Polres Tegal memastikan tidak ada peristiwa tawuran di wilayah Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Humas Polres Tegal
Tangkapan layar dari salah satu akun facebook yang menguplod video tawuran dan menyebut jika terjadi di wilayah Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, padahal faktanya kejadian tersebut tidak terjadi di wilayah Banjaran melainkan daerah lainnya 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Jajaran Polres Tegal memastikan tidak ada peristiwa tawuran di wilayah Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, seperti yang dikabarkan salah satu pemilik akun Facebook, pada Jumat (30/9/2022). 

Awal mula kabar tersebut mencuat dan akhirnya video menyebar baik di sosial media facebook maupun whatsapp, bermula dari akun facebook dengan nama Sentosa yang mengupload video remaja sedang tawuran di sebuah jalan pada malam hari. 

Pada unggahannya tersebut, Sentosa juga menambahkan caption yang menyebut, "Tawuran terjadi di Banjaran, untuk kronologi kurang paham, semoga petugas keamanan bertindak cepat yang meresahkan masyarakat."

Tangkapan layar dari salah satu akun facebook yang menguplod video tawuran dan menyebut jika terjadi di wilayah Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, padahal faktanya kejadian tersebut tidak terjadi di wilayah Banjaran melainkan daerah lainnya
Tangkapan layar dari salah satu akun facebook yang menguplod video tawuran dan menyebut jika terjadi di wilayah Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, padahal faktanya kejadian tersebut tidak terjadi di wilayah Banjaran melainkan daerah lainnya (Humas Polres Tegal)

Setelah diposting, unggahan tersebut menjadi ramai kemudian dibagikan ulang oleh beberapa akun salah satunya akun facebook bernama Berita Terkini Tegal dan Sekitarnya. 

Mengingat sedang marak terjadi tawuran antar remaja di beberapa daerah, maka pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.

Baca juga: Profil Regi Datau Suami Ayu Dewi Diduga Selingkuh dengan Denise, Direktur Utama Perusahaan Ini

Baca juga: Ibu dan Anak Tewas Berpelukan, Diduga Korban Perampokan, Polisi Ungkap Hasil Autopsi

Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at, melalui Kasi Humas, Ipda Untung Heru Santosa, mengatakan setelah mendengar kabar tersebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran terkait. 

Namun sejauh ini, tidak ada laporan dari masyarakat terkait kejadian tawuran di daerah Banjaran maupun sekitarnya. 

"Kami sudah konfirmasi dengan pihak terkait, termasuk kapolsek setempat, namun memang belum ada laporan," tegas Ipda Untung, pada Tribunjateng.com, Jumat (30/9/2022). 

Menurut Kasi Humas, diperkirakan kejadian tawuran yang beredar bukan di wilayah Kabupaten Tegal melainkan di daerah lain. 

Sehingga tidak lupa, Polres Tegal mengimbau kepada masyarakat maupun pengguna media sosial untuk tidak sembarang menyebarkan berita, atau informasi yang belum tentu kebenarannya.

"Selain itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang karena situasi di Kabupaten Tegal saat ini masih cukup kondusif," ujarnya.

Lewat akun facebook Galawi Polisi, pihak Polres Tegal juga memberikan klarifikasi bahwa di wilayah Kecamatan Adiwerna tidak ada kejadian seperti yang diberitakan di video.

Terlebih, anggota Polsek Jajaran sudah melaksanakan kegiatan patroli sekala besar setiap malam, melibatkan anggota Polsek dan Polres, hingga pagi jelang waktu subuh.

Polres Tegal menanggapi video yang viral di media sosial facebook mengenai tawuran yang menurut informasi terjadi di wilayah Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.
Polres Tegal menanggapi video yang viral di media sosial facebook mengenai tawuran yang menurut informasi terjadi di wilayah Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. (Humas Polres Tegal)

Sebelumnya juga beredar status whatsapp menampilkan foto tangkapan layar seseorang penuh luka, dan menyebut merupakan korban geng motor di depan Pombensin Banjaranyar, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal yang pada akhirnya meninggal dunia.

Tapi sama seperti video yang beredar, kebenaran foto tersebut juga tidak terbukti bahwa memang terjadi di wilayah Kabupaten Tegal.

"Sekali lagi kami imbau jangan mudah percaya dengan kabar, berita, informasi yang belum jelas kebenarannya. Selain itu, jangan mudah membagikan atau menyebarluaskan informasi yang belum tentu fakta atau benar adanya, baik foto, video, dan lain-lain," pungkasnya. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved