Berita Sragen

Profil Dwi Budhi Prasetya, Ketua Bawaslu Sragen 2018/2023

Ketua Bawaslu Sragen, Dwi Budhi tertarik ke dunia kepemiluan sejak jadi mahasiswa S1.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Ketua Bawaslu Sragen, Dwi Budhi Prasetya 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sragen, Dwi Budhi Prasetya (39) tertarik ke dunia kepemiluan sejak menjadi mahasiswa S1.

Budhi sapaan akrabnya itu mengenyam pendidikan S1 di STAIN Surakarta yang saat ini menjadi UIN Raden Mas Said di jurusan Filsafat Islam lulusan 2007.

Saat itu, Budhi sudah tertarik merubah pemilihan Presiden BEM yang awalnya hanya dipilih Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di ganti dengan sistem kepartaian.

Meski tertarik di dunia kepemiluan, sebelum lulus Budhi sukses menggeluti usaha produksi dan distribusi makanan ringan dari 2006 sampai 2015.

Namun jiwanya di kepemiluan membuatnya kembali. Selain tertarik ke pemiluan, pria kelahiran Sukoharjo, 5 April 1983 itu mulai menulis artikel.

Karya-karyanya masuk peringkat 15 hingga 10 besar. Artikelnya berjudul "Kekosongan Hukum Relawan Kotak Kosong dalam Pilkada dengan Calon Tunggal" masuk di 10 besar Nasional.

Karyanya yang lain "Efesiensi Alat Peraga Kampanye (APK) dalam Pilkada 2015 di Kabupaten Sragen" masuk 15 besar Nasional.

Karya lainnya setelah menjadi Ketua Bawaslu Sragen yakni "Menjaga Hak Pilih Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat, Penyelesaian Sengketa Mahkota Bawaslu dan Menegakkan keadilan Pemilu dengan Penyelesaian Sengketa.

Sebelum menjadi Ketua Bawaslu, Budhi yang tinggal di Dukuh Kotesan, RT 16, Desa Kecik, Kecamatan Tanon, Sragen ini sempat menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara 2013-2014, Panitia Pemilihan Kecamatan 2015.

Juga sempat menjadi anggota Panwaskab 2017-2018, Fasilitator Kemendesa sebagai Pendamping Desa Kecamatan Plupuh 2016-2017.

Menjadi Ketua Bawaslu periode 2018/2023, ayah dari dua anak ini lantas melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Surakarta jurusan Ilmu Hukum lulusan 2021.

Selama menjadi Ketua Bawaslu, Budhi juga sudah membuat dua buku. Buku pertamanya berjudul Menuju Pemilu yang Bersih dan bermartabat dan terbaru Riak Riuh Pemilu dan Pilkada di Bumi Sukowati. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved