Berita Jepara

Viral Camat Kembang Jepara Bersitegang dengan Warga Saat Penertiban Bangunan, Ini Pengakuan Keduanya

Dalam video itu terlihat Camat Kembang, Anwar Sadat, lengkap dengan seragam dinas berhadap-hadapan dengan salah seorang warga, Agus HS

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: muslimah
Istimewa
Tangkapan layar Camat Kembang Anwar Sadat bersitegang dengan Agus HS di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Video dua orang bersitegang viral di media sosial.

Dalam video itu terlihat Camat Kembang, Anwar Sadat, lengkap dengan seragam dinas berhadap-hadapan dengan salah seorang warga, Agus HS.

Cekcok antara dua pria itu terjadi di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Selasa, 27 September 2022.

Baca juga: Cerita Ayah Sejuta Anak yang Tenar Sampai Luar Negeri Tamat, Ternyata Ini Tujuan Tampung Ibu Hamil

Baca juga: Kisah Penyamaran Istri DN Aidit dan Bupati Boyolali Usai G30S PKI Pecah, Pura-pura Jadi Suami Istri

Ketegangan itu terjadi saat penertiban bangunan milik Agus di obyek sengketa.

Sebagai informasi, Agus HS dan Pemkab Jepara kini bersengkata terkait kepemilikan lahan di Desa Tubanan.

Dua pihak sama-sama mengklaim sebagai pemilik sebidang tanah yang kini dijadikan jalan ke obyek vital Tanjung Jati B unit 5 dan 6.

Camat Kembang Anwar Sadat membenarkan bahwa yang ada di viral itu adalah dirinya.

Dia mengungkapkan ketegangan itu untuk mempertahankan aset Pemkab Jepara.

"Memang kami sempat bersitegang saat itu. Namun tidak sampai terjadi benturan fisik," kata Anwar, dalam keterangan yang diterima tribunmuria.com, Jumat, 30 September 2022.

Dia menjelaskan saat itu sedang menjalankan tugas sebagai camat.

Menurutnya, camat adalah representasi dari Pemkab yang diberikan kewenangan bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah.

Antara lain, mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum, mengkoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan serta kegiatan pemerintah daerah di tingkat kecamatan.

"Dalam hal ini AH (Agus HS) sudah menduduki aset Pemkab berupa fasilitas jalan umum dengan cara memblokade berupa material batu belah yang tentu saja mengganggu ketertiban umum yang ada di wilayah Kecamatan Kembang," imbuhnya.

Eksekusi atau penertiban yang dilakukan setelah melayangkan surat teguran sebanyak 3 kali kepada Agus HS, yakni 31 Agustus 2022, 14 September 2022, dan 22 September 2022.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved