Minggu, 7 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Otomotif

Awas, Ini Bagian Shock Breaker Belakang Motor Matic yang Sering Rusak

Kendaraan sepeda motor merupakan mode transportasi yang sangat efektif untuk mendukung kegiatan atau aktivitas seseorang setiap hari.

Tayang:
Tribun Jateng/ Muhammad Fajar Syafiq Aufa
Jujuk saat melepas shockbreker atau peredam kejut sepeda motor, milik pelangganya 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kendaraan sepeda motor merupakan mode transportasi yang sangat efektif untuk mendukung kegiatan atau aktivitas seseorang setiap hari.

Karena sering digunakan dalam mebantu aktifitas, kendaraan sepeda motor, lama kelamaan akan megalami kerusakan yang akan membuat sepeda motor tidak nyaman lagi.

Satu di antara spare part sepeda motor yang acapkali membuat resah atau membuat kurang nyaman pengendara sepeda motor yaitu peredam kejut atau shockbreaker.

Baca juga: Paguyuban Pedagang Bakso Karanganyar Galang Donasi Untuk Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Baca juga: IKASI Kota Semarang Raih 2 Perunggu di Kualifikasi Porprov Jateng Cabang Anggar

Baca juga: Klasemen Liga Inggris Usai Arsenal Kalahkan Tottenham, Kokoh Tak Peduli Hasil City Vs Man United

Menurut Jujuk mekanik bengkel shockbreker yang berada di Jalan Pucang Gading, biasanya kerusakan shockbreker yang ada di kendaraan sepeda motor, dibagian Sil.

"Biasanya bocor dari Sil nya," jelasnya kepada tribunjateng.com, Sabtu (1/10/2022)

Cara mengatasi hal tersebut dirinya mengatakan, jika sil shockbreker sudah bocor maka harus diganti dengan yang baru.

"Sil dan olinya diganti," ucapnya.

Lanjutnya, kalau kerusakanya sudah parah nanti akan di tangani dengan metode khusus.

"Tapi jarang, sekarang kerusakanya gampang-gampang," katanya.

Dirinya menyebut, shockbreker kendaraan sepeda motor matic yang sering rusak

"Matic, shockbreker yang belakang itu," ungkapnya.

Dirinya mengatakan, untuk meperbaiki shockbreker kendaraan sepeda motor tidak ada kendala.

Baginya yang menjadi kendala dalam memperbaiki shockbreker merupakan melepas shockbreker dari motor tersebut karena menghabiskan banyak waktu.

"Kendalanya dibongkar dan pasang, soalnya shockbreker sekarang lebih sulit bongkar pasang, kalau shockbrekernya tetap sama, cara kerjanya dan prinsipnya tetep sama dari dulu sampai sekarang," paparnya.

Selain itu dirinya mengaku, sudah sepuluh tahun menjadi mekanik shockbreker

"Dari 2011, awalnya di Jalan Hasanudin (Kota Semarang) ikut orang tua, sekarang buka sendiri," tutupnya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved