Tragedi Kanjuruhan

Bentuk Solidaritas, Asprov PSSI Jateng Hentikan Liga 3 Jateng Selama Satu Pekan

Asprov PSSI Jawa Tengah langsung mengambil sikap atas tragedi Stadion Kanjuruhan.

TRIBUNJATENG/Ariel Setiawan
Ketua AsprovPSSI Jateng Yoyok Sukawi saat memberikan pemaparan dalam manager meeting Liga 3 Jateng, di Hotel Plaza Semarang, Selasa (13/9/2022) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah langsung mengambil sikap atas tragedi Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan ratusan suporter Arema Malang.

Minggu (2/10/2022) dilaksanakan Emergency Meeting Komite Asprov PSSI Jawa Tengah dipimpin Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, AS. Sukawijaya (Yoyok Sukawi).

Dalam rapat darurat tersebut diputuskan untuk menunda sementara pelaksanaan Kompetisi Counterpain Liga 3 Jateng 2022 hingga 1 (satu) pekan ke depan.

Selanjutnya terkait kelanjutkan kompetisi yang sudah berlangsung dua pekan ini, akan diberitahukan lebih lanjut sembari menunggu kebijakan dari Pemerintah.

Salah satu Komite Eksekutif Asprov PSSI Jateng Edi Sayudi menjelaskan, keputusan yang diambil Komite Eksekutif Asprov PSSI Jateng ini sebagai perwujudan empati dan duka cita yang mendalam atas meninggalnya ratusan suporter Arema dalam tragedi tersebut. 

“Pertama, tentu Asprov PSSI Jateng menyatakan rasa duka mendalam. Meski Pemerintah hanya menyatakan Liga 1 yang ditunda, namun sebagai rasa empati Komite Eksekutif Asprov PSSI Jateng memutuskan juga menunda Liga 3 Jateng 2022,” tandas Edi Sayudi yang juga Wakil Ketua Asprov PSSI Jateng.

“Kemudian melalui Komite Kompetisi Asprov PSSI Jateng akan menyusun dan melakukan penyesuaian kembali atas penjadwalan lanjutan kompetisi sambal menunggu arahan dan lebih lanjut dari Pemerintah dan PSSI Pusat,” lanjutnya.

Hari ini Minggu (2/10) sore, sebenarnya terjadwal ada 12 pertandingan di kompetisi Counterpain Liga 3 Jateng 2022 di 12 daerah di Jateng.

Edi Sayudi mengatakan, tentu saja pihak Panpel setempat sudah menyiapkan pertandingan tersebut.

“Asprov PSSI Jateng meminta maaf atas keputusan penundaan kompetisi tersebut. Untuk suporter yang sudah datang ke stadion untuk mendukung tim, saya mohon bisa mengalihkan kegiatannya dengan doa bersama, untuk mendoakan para korban meninggal di Kanjuruhan Malang,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved