Berita Banyumas

Ketika Pria Banyumas Ngamuk Acungkan Celurit Ancam Membunuh, Penangkapan Berlangsung Dramatis

Seorang pria yang Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisial P (35) mengamuk dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: galih permadi
Relawan ODGJ Banyumas.
Tim relawan ODGJ Banyumas saat mengamankan pria berinisial P (35) yang mengamuk dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Kejadian itu terjadi di Desa Tambaksogra Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jumat (30/9/2022) sekira pukul 19.30 WIB. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Seorang pria yang Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisial P (35) mengamuk dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Kejadian itu terjadi di Desa Tambaksogra Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jumat (30/9/2022) sekira pukul 19.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Akan tetapi beberapa perabotan rumah tangga rusak akibat amukan P (35).

Baca juga: Inilah Sosok 2 Polisi yang Meninggal Saat Kerusuhan Arema di Stadion Kanjuruhan Malang

Baca juga: Respons Presiden Jokowi Soal Kerusuhan di Malang: Liga 1 Dihentikan, Jangan Sampai Ada Tragedi Lagi

Baca juga: Tragedi Stadion Kanjuruhan, Mahfud MD: Umumnya Korban Meninggal karena Sesak Nafas

Kepala Tim Patroli Skala Besar Polresta Banyumas, Iptu Nanang mengatakan dari keterangan keluarganya P mulai mengamuk sekira pukul 19.30 WIB.

"Merusak perabotan rumah tangga sembari berteriak-teriak kemudian keluar dengan membawa sajam jenis celurit," katanya.

Keluar rumah dengan membawa sajam, P (35) lalu mengancam akan membunuh keluarganya

Keluar dari rumah kemudian berjalan ke arah rumah kakak kandungnya yang bersebelahan.

Ia kemudian mengancam akan membunuh kakak-kakaknya.

Setelah mengancam, ia lalu kembali ke rumahnya untuk mengasah sajam.

Lalu pihak keluarga menghubungi Polsek Sumbang.

Tidak lama kemudian anggota Polsek Sumbang tiba di TKP dan meminta bantuan tim patroli skala besar.

Setelah berhasil dibekuk, dan dilakukan mediasi menurutnya, P lalu dibawa RSUD Banyumas.

Proses mengamankan P (35) pun dan merebut senjata tajam yang dipegangnya berlansung sangat dramatis dan menegangkan.

Pasalnya P baru dapat ditundukkan setelah dua jam.

Ketua Relawan ODGJ Banyumas, Sapto Adi yang juga berada dilokasi kejadian mengatakan ia sempat merebut sajam dari tangannya dengan menggunakan 3 tangga, dan 2 bambu.

Setelah selama dua jam, akhirnya P (35) pun dapat ditundukkan, dan celurit yang dipegangnya juga berhasil direbut. (jti)

Baca juga: YLBHI Desak Propam Polri dan POM TNI Periksa Aparat terkait Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Baca juga: Demi Merawat Ibu yang Sakit Keras, Asisten Pelatih Dzenan Radoncic Mundur dari Timnas Indonesia

Baca juga: Nomor WA WhatsApp Diblock? Ini 3 Trik Kirim Pesan Penting ke Kontak yang Memblokir

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved