Berita Demak

500 Suporter Demak Hidupkan Lilin di Alun-alun Simpang 6 Simbol Penghormatan Korban Kanjuruhan

Aliasi Suporter Kabupaten Demak doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Sekitar 500 orang tergabung dalam aliasi Suporter Kabupaten Demak menggelar aksi solidaritas berupa doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang Jawa Timur.

Aksi doa kali ini tidak hanya diikuti oleh suporter bola saja, melainkan anggota kepolisian Polres Demak ikut bergabung mendoakan para korban.

Dalam aksi ini, terlihat setiap orang membawa satu lilin sebagai tanda penghormatan terakhir kepada para suporter Arema menjadi korban.

Terlihat pula ada berupa taburan bunga berbentuk labang kesadaran atas tragedi Kanjuruhan Malam.

Aksi yang dilaksanakan di alun-alun Simpang 6 Kabupaten Demak ini, terlihat cukup ramai.

Kordinator Aksi Bodemania Didik Hamdani menyampaikan bahwa peserta aksi pada malam ini berasal dari berbagai suporter bola. 

Sekitar 500 orang yang tergabung dalam aliansi Suporter Kabupaten Demak sedang melakukan aksi doa bersama di Alun-alun Simpang 6 Kabupaten Demak.
Sekitar 500 orang yang tergabung dalam aliansi Suporter Kabupaten Demak sedang melakukan aksi doa bersama di Alun-alun Simpang 6 Kabupaten Demak. (Tribun Jateng/Tito Isna Utama)

"Dari Semarang itu ada The Pantura sama panser sekada, Spero, rogolawe, Arema Demak Bohem mania, Bonek Demak, aliasi Suporter Demak," kata Didik kepada Tribunjateng, Senin (3/10/2022).

Dengan ada aksi ini kata Didik, bisa menjadi bentuk bahwa pecinta sepakbola merasa kehilangan dan menyangkan atas tragedi Kanjuruhan Malang .

"Sesama pecinta sepak bola kalau ada korban sepakbola kami solidaritas sepakbola tidak hanya hiburan tapi kemanusian ada persatuan ada," ujarnya.

Para suporter itu pun mulai secara bersama-sama mendoakan para korban tragedi Kanjuruhan.

Usai berdoa bersama-sama, para peserta aksi dipimpin oleh Didik pun mulai menyanyikan lagu-lagu Aremania, dan ditutup  dengan lagu Jumpa Lain Hari milik Endank Soekamti.

"Salam satu jiwa dari Arema, kami arema dari arema dan lagunya sampai jumpa kembali endak soekamti," jelasnya.

Ketika menyanyikan lagu-lagu pun para peserta aksi ini juga sembari menghidupkan lilin dan kembang api.

Didik mengatakan dengan ada aksi pada malam ini, menjadi suatu harapan para pecinta sepakbola agar kejadian seperti ini tidak terulang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved