Berita Pekalongan

Askab PSSI Kabupaten Pekalongan Hentikan Semua Turnamen dan Laga

Askab PSSI Pekalongan menghentikan semua laga dan turnamen sepakbola di Kota Santri.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Askab PSSI Kabupaten Pekalongan Hentikan Semua Turnamen dan Laga
Dok. Candra Saputra
Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan Candra Saputra

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebagai wujud simpatik tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pekalongan menghentikan semua laga dan turnamen sepakbola di Kota Santri. Baik yang resmi maupun antar kampung (tarkam).

Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan Candra Saputra mengatakan, pihaknya sudah menghubungi dan menyampaikan kepada semua panitia-panitia turnamen terkait penghentian sementara itu. Askab juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian.

"Pada dasarnyaa kita dan pengurus askab sangat berduka cita atas kejadian tersebut dan ini tentu menajdi sejarah kelam untuk sepakbola kita, sebagai bentuk toleransi dan wujud berduka cita, seluruh turnamen, kegiatan yang berhubungan dengan sepakbola kita hentikan untuk menghormati para korban di Malang," kata Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan Candra Saputra, Senin (3/10/2022).

Candra juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian, jika ada aktivitas sepakbola setelah surat dari Askab PSSI Kabupaten Pekalongan turun untuk dibubarkan terlebihi dahulu untuk menghormati kejadian di Kanjuruan Malang.

Kemudian, soal nasib Persekap di Liga 3 pada pertandingan melawan BJL 2000 Semarang yang rencananya akan dilaksanakan 5 Oktober 2022 sementara ditunda.

"Itu kebijakan dari Asprov Jateng. Liga 3 ditunda selama sepekan. Artinya jadwal pertandingan Persekap melawan BJL 2000 bergeser. Kapan dimulainya, mami masih menunggu kabar selanjutnya dari Asprov," imbuhnya.

Tidak hanya itu, pihaknya menitikberatkan jadwal pertandingan Persekap melawan PSIP Pemalang yang sedianya dilangsungkan pada Minggu (9/10/2022)

"Di jadwal, pertandingan digelar di Stadion Widya Manggala Krida, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan."

"Kami juga sudah sampaikan ke Polres Pekalongan, pertandingan melawan PSIP itu harus diantisipasi. Karena prediksinya menghadirkan kedua suporter. Kami minta ada pembatasan kuota suporter," tambahnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar mengatakan, Pemkab sementara waktu menghentikan kegiatan olahraga yang mengundang konsentrasi massa.

"Sudah kami sampaikan ke kepolisian untuk dihentikan sementara, termasuk event sepakbola di tingkat desa."

"Sebagai bentuk belasungkawa, forkompimda Kabupaten Pekalongan menggelar doa bersama di aula setda lantai 1 untuk korban Tragedi Kanjuruhan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved