Berita Wonosobo

Doa Bersama Tragedi Kanjuruhan Malang, Aliansi Suporter Wonosobo Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga

Aliansi Suporter Wonosobo berkumpul di Alun-alun Wonosobo gelar doa bersama.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: sujarwo
Tribunjateng.com/Imah Masitoh
Aliansi Suporter Wonosobo menyalakan lilin dan tabur bunga sebagai bentuk aksi solidaritas tragedi Kanjuruhan, Selasa malam (4/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Ribuan suporter yang tergabung dalam Aliansi Suporter Wonosobo berkumpul di Alun-alun Wonosobo gelar doa bersama atas tragedi Kanjuruhan, Selasa malam (4/9/2022).

Doa bersama ini dalam rangka bentuk solidaritas atas tragedi yang terjadi di stadion Kanjuruhan, Malang yang menewaskan ratusan suporter dalam laga Arema Vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) lalu. 

Indra Lesmana selaku koordinator Aliansi Suporter Wonosobo mengatakan, selain bentuk solidaritas, juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan antar suporter di Wonosobo

"Ikut dalam acara ini lintas suporter ada dari jak mania, bobotoh, bonek, hingga tuan rumah fans Wonosobo," tambahnya. 

Aliansi Suporter Wonosobo menyalakan lilin dan tabur bunga sebagai bentuk aksi solidaritas tragedi Kanjuruhan, Selasa malam (4/9/2022).
Aliansi Suporter Wonosobo menyalakan lilin dan tabur bunga sebagai bentuk aksi solidaritas tragedi Kanjuruhan, Selasa malam (4/9/2022). (Tribunjateng.com/Imah Masitoh)

Ia menambahkan turut prihatin adanya Tragedi Kanjuruhan dan berharap hal ini menjadi yang terakhir dalam sejarah persepakbolaan di Indonesia. 

"Jangan sampai ada korban lagi di kemudian hari, jangan sampai termakan fanatisme buta, ini yang terakhir," tegasnya. 

Suasana syahdu begitu terasa saat mengheningkan cipta oleh para aliansi suporter yang hadir pada malam ini. 

Aliansi Suporter Wonosobo menyalakan lilin dan tabur bunga sebagai bentuk aksi solidaritas tragedi Kanjuruhan, Selasa malam (4/9/2022).
Aliansi Suporter Wonosobo menyalakan lilin dan tabur bunga sebagai bentuk aksi solidaritas tragedi Kanjuruhan, Selasa malam (4/9/2022). (Tribunjateng.com/Imah Masitoh)

Aksi menyalakan lilin dan tabur bunga dilakukan sebagai simbol duka atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. 

Guna menjaga ketertiban, Polres Wonosobo menerjunkan puluhan personel untuk mengamankan jalannya aksi di Alun-alun Wonosobo

Menurut Kompol Andi Setiyo Wibowo, Polres Wonosobo menurunkan kurang lebih 60 personel dalam aksi malam ini. 

"Kegiatan ini spontanitas yang diinisiasi oleh rekan-rekan suporter dalam rangka solidaritas para korban atas tragedi yang ada di Stadion Kanjuruhan," katanya saat ditemui awak media. 

Akai para suporter ini berjalan dengan tertib. Dalam sela-sela kegiatan pihaknya menghimbau kepada para suporter yang hadir untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kita menyampaikan pesan-pesan kepada seluruhnya khususnya kepada para suporter di Kabupaten Wonosobo," imbuhnya. 

Sedari awal, suporter Wonosobo ikut bersinergi dan sepakat menciptakan suasana positif dari tim kebanggaan PSIW Kabupaten Wonosobo

"Tadi disampaikan bahwa tragedi di Kanjuruhan merupakan edukasi, pengalaman, pembelajaran bagi kita semua termasuk elemen masyarakat, dan komunitas suporter yang ada," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved