Berita Banyumas

16 Atlet Disabilitas Banyumas Siap Berlaga di Kejurprov NPCI Jateng

Untuk menyiapkan atletnya Suwondo mengaku telah mengumpulkan 16 Atlet dan menyatakan kesiapan dan kesanggupan untuk mengikuti Kejurprov

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Humas Pemkab Banyumas
Kepengurusan National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) Kabupaten Banyumas saat persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Olahraga Disabilitas Oktober nanti, di kantor Dinporabudpar, Purwokerto, Rabu (5/10/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Kepengurusan National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) Kabupaten Banyumas bertekad membesarkan organisasi olahraga difabel Banyumas dalam mencapai prestasi baik tingkat nasional, maupun internasional.

Mewujudkan langkah tersebut NPCI Banyuas telah menggelar dua even yaitu festival olahraga disabilitas dan penjaringan bakat olahraga dari penyandang disabilitas melalui tes pemanduan bakat. 

Hal tersebut dilakukan sebagai persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Olahraga Disabilitas 25-27 Oktober 2022 di Kota Surakarta.

"NPCI Kabupaten Banyumas melalui kegiatan festival olahraga disabilitas dan penjaringan bakat olahraga dari penyandang disabilitas telah mendapatkan 16 Atlet untuk 5 cabang olah raga yang akan kita kirimkan ke Kejurprov Disabiltas Tahun 2022 di Surakarta," ujar Suwondo, Ketua NPCI Kabupaten Banyumas, Rabu (5/10/2022).

Ke-16 atlet yang disiapkan antara lain Saikun dan Agung dari cabang olah raga (cabor) renang, kemudian Andi Astoto, Wartono, Safrudi Supriyadi, Mahmudin, Warko dan Wahyu untuk cabor bulu tangkis. 

Sementara Rohidin dan Sugiryono akan bertanding dalam cabor tenis meja, Purwnomo dan Purwanto cabor Catur serta Najib Abdul Rahman, Yulianto, Dani Dwi Atmaja dan Dwi Aprianto Putra akan bertanding dalam lomba atletik. 
     
Untuk menyiapkan atletnya Suwondo mengaku telah mengumpulkan 16 Atlet dan menyatakan kesiapan dan kesanggupan untuk mengikuti Kejurprov. 

Selanjutnya dalam tiga pekan sebelum keberangkatan para atlet melakukan latihan mandiri dan latihan intensif minimal 2 kali dalam seminggu. 

"Perjuangan para atlet penyandang disabilitas atau paralympic untuk bisa berprestasi dalam ajang kejurprov tentu tidaklah mudah, butuh kerja keras dan dukungan dari semua pihak, agar mereka dapat mewujudkannya," katanya kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis.

Wondo menyadari sampai saat ini, NPCI bersama Pemkab Banyumas baru mengawali dan mengakomodir para atlet disabilitas.

Sementara dalam hal sarana dan prasarananya secara bertahap baru akan diusulkan tahun mendatang agar bisa mencetak bibit dan atlet unggul khususnya para atlet disabilitas.

"Kami pengurus NPCI juga baru dilantik, maka kami mohon para atlet untuk dapat menunjukan prestasi dahulu agar kedepan semakin baik, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas atlet.

Saat ini kita sudah memiliki atlet tingkat nasional yaitu Sapto Yogo Purnomo dalam cabor atletik," tambah Wondo.

Saikun, Atlet Renang Disabilitas Warga Banjarparakan Rawalo mengatakan siap menghadapi kejurprov disabiltas.

Ia sudah menyiapkan diri sejak berhasil menjadi pemenang pada Festival Olahraga Disabalilitas yang digelar NPCI Kabupaten Banyumas.

"Saya sudah berlatih secara mandiri di Kolam Renang Tirta Kembar. 

Saya siap mengikuti Kejurprov dan semoga bisa membawa nama baik Kabupaten Banyumas," katanya. (jti) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved