Berita Ungaran

Pemkab Semarang Alokasikan Rp 4,7 Miliar untuk Warga Terdampak Kenaikan Harga BBM

Dinsos Kabupaten Semarang telah selesai menyalurkan BLT dampak kenaikan harga BBM.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: sujarwo
Dok. Diskominfo Kabupaten Semarang
Ilustrasi. Antrean warga hendak mengambil bantuan langsung tunai di Aula Kantor Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Sabtu (10/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Semarang telah selesai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada warganya.

Menurut penuturan Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Ida Maftucha, seluruh warga di 19 kecamatan Kabupaten Semarang yang terdata telah menerima BLT dari Kemensos RI itu.

“Untuk BLT BBM yang lewat Kantor Pos dari Kementerian Sosial di Kabupaten Semarang sudah selesai,” ujarnya, Selasa (4/10/2022).

Dari data sebelumnya, jumlah total keluarga penerima manfaat (KPM) penerima BLT di Kabupaten Semarang sendiri sebanyak 65.082 orang.

Selain BLT dari Kemensos tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang sendiri juga akan mengalokasikan anggaran untuk bantuan sosial (bansos) kepada warganya.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, secara terpisah.

“Hal ini sudah kami bahas bersama DPRD Kabupaten Semarang saat pembahasan perubahan anggaran 2022.

Saat ini masih proses verifikasi dan validasi data calon penerima,” ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Data penerima tersebut, sebut Ngesti, merupakan warga yang belum mendapat bantuan dari Kemensos.

Sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penyaluran bansos antara Pemkab Semarang dengan Kemensos, Ngesti menyebutkan pihaknya akan mencocokkan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Jadi jangan sampai ada warga yang double (mendapatkan bantuan lebih dari satu kali) dengan bantuan yang lainnya.

Kita akan lihat DTKS, untuk warga sudah terima bantuan apa belum, biar tidak dobel.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 134 Tahun 2022, Pemkab Semarang wajib menyisihkan dua persen Dana Transfer Umum (DTU).

Setelah dihitung jumlahnya ada Rp 4 miliar 765 juta," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved