UKSW Salatiga

Dies Natalis ke-60 Fakultas Biologi Siap Wujudkan Biology for a Better Life

Salah satu contoh yang sudah dilakukan Fakultas Biologi adalah dengan membuat fermentasi eco enzim limbah buah dan sayur untuk menjadi pupuk

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
Istimewa
Perayaan Dies Natalis ke-60 Fakultas Biologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) di Balairung Universitas, Senin (03-10-2022). 

TRIBUNJATENG.COM - Sukacita menapaki usia yang tidak lagi muda yaitu 60 tahun begitu memancar dalam acara Dies Natalis ke-60 Fakultas Biologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Senin (03/10/2022).

Pertolonganku ialah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi yang terambil dari Mazmur 121:2 menjadi tema Dies Natalis ke-60 Fakultas Biologi tahun ini.

Dihadiri oleh Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara, S.E., M.Sc., Ph.D., Dekan Fakultas Biologi Dra. Lusiawati Dewi, M.Sc., tenaga kependidikan, dosen, tamu undangan, serta mahasiswa Fakultas Biologi, acara puncak Dies Natalis ke-60 Fakultas Biologi ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Dra. Lusiawati.

Penampilan Tari Burung Ruai dari Kalimantan oleh mahasiswa Bengkayang, tarian mahasiswa Papua serta suguhan lagu daerah dan pop oleh Zunaidin dan Dixie mahasiswa Fakultas Biologi ikut memeriahkan acara Dies Natalis kemarin yang digelar di Balairung Universitas.

Rektor UKSW, dalam sambutannya mengajak Fakultas Biologi dalam usia yang ke 60 tahun ini untuk terus berupaya mengembangkan diri, berkarya dan berdampak bagi sekitar.

Ia juga mengungkapkan terima kasihnya atas kemajuan dan prestasi yang telah dicapai Fakultas Biologi.

Dalam kesempatan ini, Neil Rupidara juga menekankan untuk memanfaatkan kakayaan hayati yang terdapat di alam Indonesia.

“Sains harus maju dengan memanfaatkan kekayaan hayati di alam,” imbuhnya.

Pemotongan tumpeng oleh Dekan Fakultas Biologi Dekan Fakultas Biologi
Pemotongan tumpeng oleh Dekan Fakultas Biologi Dekan Fakultas Biologi Dra. Lusiawati Dewi, M.Sc. dalam Perayaan Dies Natalis ke-60 Fakultas Biologi.

Kilas Balik

Gayung bersambut, ajakan Rektor UKSW untuk berdampak bagi masyarakat sekitar dijawab oleh Dra. Lusiawati.

Ia menyampaikan bahwa saat ini Fakultas Biologi terus mengembangkan program Biologi Terapan yaitu Bio Entrepreneur dengan melakukan rekayasa dari mikroorganisme tumbuhan dan hewan untuk produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

Salah satu contoh yang sudah dilakukan Fakultas Biologi adalah dengan membuat fermentasi eco enzim limbah buah dan sayur untuk menjadi pupuk dan juga obat-obatan seperti obat gatal.

“Selain itu, salah satu produk inovasi unggulan yang sudah dipatenkan yaitu tempe ikan dan tempe kunyit karena kaya akan protein, anti oksidan dan anti bakteri yang sangat baik bagi tubuh.

Harapannya produk-produk yang dibuat dapat bermanfaat dan dapat dinikmati seluruh masyarakat luar,” terang Dra. Lusiawati.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved