Berita Semarang

Peringati Hari Batik Nasional, Hotel Aruss Semarang Gelar Pameran Batik Nusantara

Memeriahk Hari Batik Nasional tahun ini, Hotel Aruss Semarang gelar pameran batik.

Penulis: faisal affan | Editor: sujarwo
Dok. Humas Pemkot Semarang -
Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, saat melihat-lihat batik yang dipamerkan di Hotel Aruss Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejak ditetapkan sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009, di hari itu pula diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Untuk memeriahkan peringatan Hari Batik Nasional tahun ini, Hotel Aruss Semarang menggelar pameran batik bertajuk “Bangkitnya Batik Nusantara”. Pameran berlangsung dari tanggal 1–9 Oktober 2022 di lobi hotel yang berlokasi di Jl. dr. Wahidin No. 116 Jatingaleh, Candisari, Semarang.

Pameran batik ini diikuti oleh beberapa UMKM batik di Kota Semarang, beberapa di antaranya adalah Wastra Batik, Pratesthi Batik, Margaria Batik, Batik Asmia, dan Batik Tedjo Kusumo.

Wastra Batik mengedepankan batik tulis dan batik cap dengan motif ikon – ikon khas Kota Semarang. Pratesthi Batik selain memproduksi batik tulis juga mengangkat ciri khas ecoprint dari daun-daun asli yang diolah melalui teknik pounding menggunakan palu khusus sehingga motif yang dihasilkan tidak ada yang sama persis.

Sedangkan Margaria Batik menampilkan batik modern kekinian yang banyak diminati oleh anak muda. Motif menarik juga ditampilkan oleh Batik Tedjo Kusumo yang mengangkat motif alam terutama daun kendal yang ada di daerah Kendal dan juga beberapa motif kendil dan bunga lainnya.

Batik Asmia menampilkan koleksi jumputan dan juga batik jumputan yang merupakan perpaduan antara teknik jumputan dan teknik batik menggunakan lilin.

Pembukaan pameran batik ini dilakukan oleh Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Acara pembukaan juga diisi dengan fashion show dari Komunitas Diajeng Semarang serta dari Margaria Batik. Komunitas Diajeng Semarang merupakan komunitas wanita pemerhati budaya Jawa terutama kain batik dan kebaya.

Selain itu, diselenggarakan pula Talk Show dengan tema “Eksistensi Batik Semarang di Tengah Keragaman Batik Nusantara” yang disampaikan oleh pemilik UMKM Wastra Batik Semarang, Siti Khalifah atau yang lebih akrab disapa Mbak Olif, dan Dosen Prodi Magister Management Pascasarjana Universitas Semarang, Dr. Wyati Saddewisasi.

General Manager Hotel Aruss Semarang, Sendek Prawinko, mengatakan kegiatan pameran ini ini tak hanya berisi pameran kain dan busana batik saja melainkan juga diisi dengan kegiatan nyanting bareng dan praktik pounding ecoprint mulai tanggal 4 – 8 Oktober 2022 di lobi.

Dalam kegiatan tersebut, tamu hotel bisa turut mencoba mendapatkan pengalaman membuat batik sendiri.

"Pameran ini sudah kami buka sejak 1 Oktober 2022, dan pada hari ini 3 Oktober 2022 kami adakan fashion show dan talk show. Selama 9 hari para tamu Hotel Aruss Semarang kami manjakan dengan berbagai busana batik khas Jawa Tengah. Terutama untuk tamu luar kota, tidak perlu lagi jauh-jauh pergi ke tempat penjual batik lain. Karena semua kami hadirkan di sini," tuturnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved