Breaking News:

Berita Sragen

Produktivitas Tanaman Padi di Sragen Menurun, Ini Penjelasan dari Laboratorium PHP Surakarta

Petani yang tergabung dalam KTNA Sragen keluhkan turunnya produktivitas tanaman padi.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Kepala Laboratorium PHP Wilayah Surakarta, Dwi Susilarto menjelaskan penyebab menurunnya produktivitas tanaman padi di aula Distan dan KP Sragen, Kamis (6/10/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Petani yang tergabung dalam Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sragen keluhkan turunnya produktivitas tanaman padi 20-40 persen.

Mencoba menyelesaikan permasalahan itu, tim dari Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit (PHP) Wilayah Surakarta melakukan penyuluhan di aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan dan KP) Sragen.

Acara itu dihadiri perwakilan KTNA kecamatan se-Kabupaten Sragen. Ketua KTNA Sragen, Suratno mengatakan padi saat ini produksinya menurun padahal tanaman padi tumbuh normal.

"Artinya kenapa kok menurun padahal tanaman tumbuh normal. Apakah masalah pupuknya atau masalah bibitnya atau masalah pengolahan tanahnya," kata Suratno, Kamis (6/10/2022).

Selain itu, kerdil rumput juga menjadi permasalahan baru para petani. Karana kerdil rumput, kata Suratno hasil panen bisa turun mencapai 40-60 persen.

"Apakah salahnya pada pupuk? Karena kandungan pada pupuk NPK yang mestinya Nitrogen 15 persen Fosfor 15

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved