Berita Pekalongan

Sekjen DPD Bapera Ruben: Semoga Pelaku Teror Penembakan Segera Terungkap

Dugaan penembakan terhadap mobil salah satu ketua ormas di Kabupaten Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Sekjen DPD BAPERA Kabupaten Pekalongan Ruben R Prabu (tengah) bersama Ketua KONI dan beberapa ormas meminta kepada kepolisian bisa mengungkap kasus penembakan di wilayah Kabupaten Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Adanya berita yang beredar, mengenai dugaan penembakan terhadap mobil salah satu ketua ormas di Kabupaten Pekalongan, membuat beberapa pihak angkat bicara.

Diantaranya Sekjen DPD BAPERA Kabupaten Pekalongan, Ruben R Prabu, Ketua KONI Kabupaten Pekalongan Surian Rusli, Sekretaris KNPI Kabupaten Pekalongan Iwan Setiawan, Ketua DPC Lindu Aji Kabupaten Pekalongan, Dwi Hendratno, dan perwakilan dari jasa kontruksi Kabupaten Pekalongan, Budi Aji Soko.

Sekjen DPD Bapera Kabupaten Pekalongan, Ruben mengatakan, adanya dugaan kasus penembakan tersebut, ia mendukung penuh dan meminta kepada aparat penegak hukum untuk dapat mengusut hingga tuntas.

"Kami mendukung dan meminta kepada Polres Pekalongan, terkait dengan kasus penembakan, terhadap salah satu ketua ormas, kami meminta untuk segera diusut tuntas," kata Sekjen DPD Bapera Kabupaten Pekalongan, Ruben, Rabu (5/10/2022).

Menurutnya, adanya kejadian tersebut membuat pandangan masyarakat beragam. Apakah benar terjadi atau hanya sebuah cerita belaka.

"Karena di masyarakat banyak bermacam-macam pandangan. Jadi biar jelas, penembakan itu memang benar terjadi atau hanya sebuah cerita. Ini biar jelas," ujarnya.

Ia menyayangkan, ada berita penembakan tersebut dikaitkan dengan aksi demo di kantor Bupati Pekalongan beberapa minggu yang lalu.

"Menurut kami itu sama sekali tidak ada kaitannya. Aksi itu kan penyampaian aspirasi, kami malah sangat mendukung," ucapnya.

Cuman kalau ditumpangi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, apalagi banyak anggota mereka dari luar daerah Kabupaten Pekalongan.

"Jadi, kami tidak nyaman juga dengan adanya berita seperti itu," katanya.

Ruben menceritakan, sejak dari kecil hingga sekarang di Kabupaten Pekalongan, belum pernah ada kejadian penembakan di Kabupaten Pekalongan.

"Dari dulu setahu saya, tidak ada kasus seperti itu. Makanya kami kaget, lucu, dan takut juga kalau memang itu benar, kami juga kan merasa was-was."

"Kita juga kan biasa tiap hari keluar, berarti ada oknum-oknum yang berkeliaran membawa senjata baik itu legal maupun ilegal," imbuhnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, ia berharap kedepan masyarakat lebih berimbang dalam menyikapi sebuah berita.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved