Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Danrem 074 Warastratama Nobar bersama Ustaz Abu Bakar Baasyir dan Santri Ponpes Al Mukmin Ngruki

Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama, Kolonel Inf Anan Nurakhman bangkitkan nasionalisme para santri di Ponpes Al Mukmin Ngruki

Dok Korem 074/Warastratama
Ratusan santri Ponpes Al Mukmin Ngruki saat nonton bareng film Jenderal Sudirman yang diinisiasi Korem 074/Warastratama, Kamis (6/10/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama, Kolonel Inf Anan Nurakhman bangkitkan nasionalisme para santri di Ponpes Al Mukmin Ngruki melalui film Jenderal Sudirman, Kamis (6/10/2022) malam.

Kegiatan tersebut diikuti oleh pendiri Al Mukmi, Ustaz Abu Bakar Baasyir, Direktur Ponpes, Ustaz Yahya Abdurrohman, para pengajar, dan ratusan santri.

Sebagai informasi, film Jenderal Sudirman ini adalah film yang mengangkat perjuangan Jenderal Sudirman sebagai pemimpin militer Indonesia dalam melawan Belanda. 

Dalam kondisi yang tidak sehat, Sudirman memimpin pasukannya melakukan perang gerilya untuk memerdekakan Indonesia.

Hal inilah yang perlu menjadi teladan.

Dalam film Jenderal Sudirman terdapat nilai-nilai nasionalisme yang dapat menjadi pelajaran bagi generasi bangsa.
 
Pada kesempatan tersebut, Anan berharap, melalui pemutaran film Jenderal Sudirman, para santri sebagai generasi penerus dapat belajar nilai-nilai perjuangan tanpa pamrih yang dimiliki sang jenderal.

“Dari sosok Jenderal Sudirman ini bisa menjadi contoh untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan rela berkorban bagi bangsa dan negara,” terangnya.

Menurut Anan, seiring dengan modernisasi dan kemajuan teknologi informasi yang berkembang sekarang ini, banyak pengaruh negatif yang ditimbulkan.

Seperti maraknya kasus peredaran narkoba,  radikalisme, individualisme, kasus pelecehan seksual, bullying, perkelahian antarpelajar dan masih banyak kasus lainnya.

Hal tersebut yang berpotensi menghancurkan sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.  

“Di hadapkan pada seriusnya persoalan kebangsaan yang sedang kita hadapi saat ini," terangnya.

Maka, lanjut Anan, kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkokoh kembali komitmen kebangsaan.

Komitmen untuk kembali kepada nilai-nilai luhur sejarah dan perjuangan bangsa yang telah mampu mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat.

“Generasi muda merupakan sumber daya manusia potensial dimasa yang akan datang yang harus diperkuat mental dan moralnya, sehingga tumbuh menjadi seorang yang berjiwa nasionalisme,” tandasnya. (*)

Baca juga: Chord Kunci Gitar Maniac Conan Gray

Baca juga: Pasangan yang Tak Boleh Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa

Baca juga: Polres Demak Bersama IJTI Muria Raya Berkikan Bantuan Kepada Warga Dukuh Timbulsloko

Baca juga: Link Nonton dan Sinopsis Film Usogui Live Action, Kisah Penjudi Ulung Diperankan Ryusei Yokohama

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved