Berita Internasional

Tak Hanya Kanjuruhan, Terbaru Liga Argentina, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan yang menguras emosi masyarakat Indonesia dan mancanegara belum usai, kini terbaru Polisi Argentina tembakkan gas air mata.

Penulis: Alifia Yumna Amri | Editor: galih permadi
GOOGLE
Liga Argentina 

Tak Hanya Kanjuruhan Terbaru Liga Argentina, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

TRIBUNJATENG.COM- Tragedi Kanjuruhan yang menguras emosi masyarakat Indonesia dan mancanegara belum usai, kini terbaru Polisi Argentina tembakkan gas air mata.

Liga Argentina yang berlangsung pada pekan 23 ini dilaksanakan pada Jumat (7/10/2022) pagi antara Gimnasia La Plata vs Boca Junior.

Pertandingan tersebut dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB pagi dan merupakan pertandingan yang cukup penting.

Baca juga: Dinilai Bertanggungjawab Atas Tragedi Kanjuruhan, Enam Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Baca juga: Liga 3 Ditunda Imbas Tragedi Kanjuruhan Malang, Ini yang Dilakukan Persika Karanganyar

Baca juga: Polisi dan Suporter Sepakbola di Purbalingga Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Baca juga: Video Aremania Asal Grobogan Selamat dalam Tragedi Kanjuruhan Ditahan Gegara Mencuri

Pasalnya, dalam pertandingan ini menentukan pemenang akan berada di puncak klasemen.

Hal yang sama bagi Gimnasia yang nantinya akan naik ke papan klasemen.

Sebelumnnya Gimnasia tertinggal 5 poin dari Boca dan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton.

Sayangnya, situasi menjadi ricuh menjelang menit ke 9 dan terpaksa harus dihentikan.

Ada banyak penonton yang membeli tiket, sehingga kapasitas stadion telah penuh hal ini membuat pihak pertandingan terpaksa menutup pintu stadion lebih cepat dari yang dijadwalkan.

Sayangnya, ada banyak fans yang mulai masuk ke stadion tanpa tiket dan mulai membuat kericuhan.

Pihak Kepolisian setempat yang ditugaskan untuk mengamankan pertandingan kemudian merespon dengan keras aksi para fans.

Pihak Kepolisian setempat menembakkan gas air mata serta peluru karet sehingga hal ini memengaruhi pertandingan.

Berbeda dengan tragedi Kanjuruhan, dalam Liga Argentina kali ini gas air mata tersebut sampai masuk lapangan pertandingan yang membuatt para pemain, staff pelatih hingga wasit turut terdampak gas air mata yang ditembakkan oleh pihak Kepolisian dikutip dari TyC Sport.

Terdapat banyak korban yang meninggal dunia dalam Liga Argentina ini akibat gas air mata, korban luka-luka hingga terjadinya banyak kekacauan dan mengakibatkan sebanyak 30.000 orang harus menghirup gas air mata.

Akibat kejadian ini pertandingan terpaksa dihentikan di menit ke 9. (aya/tribunjateng.com)

Baca juga: 6 Film Korea Terbaru Rilis Oktober 2022: 20th Century Girl, Confession hingga Good Deal

Baca juga: Angka Kecelakaan di Pati Tertinggi Kelima di Jateng, Jasa Raharja Gelar Safety Campaign

Baca juga: Rizky Billar Bantah Lakukan KDRT, Kembali Manja dan Suapi Lesty

Baca juga: Dua Siswa Safin Pati Sports School Juara EPA Liga 1 Bersama Bhayangkara FC

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved