Tragedi Kanjuruhan Malang

Ketua Panpel Arema FC Menangis Meminta Maaf, Keponakan Haris Juga Tewas di Tragedi Kanjuruhan Malang

Abdul Haris menangis ketika mengucapkan permintaan maaf kepada seluruh keluarga korban Tragedi Kanjuruhan Malang dan Aremania.

Editor: deni setiawan
AFP/JUNI KRISWANTO
Kondisi Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (3/10/2022), seusai tragedi yang menewaskan lebih dari 100 orang dalam laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya. 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Pasca ditetapkan sebagai tersangka atas Tragedi Kanjuruhan Malang, Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris akhirnya muncul.

Sembari menangis, dirinya meminta maaf kepada seluruh pihak sehingga tragedi itu terjadi.

Atas kejadian seusai laga Arema FC Vs Persebaya yang digelar Sabtu (1/10/2022) itu, dirinya pun siap menanggung seluruh risiko.

Baca juga: Liga 3 Ditunda Imbas Tragedi Kanjuruhan Malang, Ini yang Dilakukan Persika Karanganyar

Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris akhirnya buka suara setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan Malang.

Abdul Haris menangis ketika mengucapkan permintaan maaf kepada seluruh keluarga korban Tragedi Kanjuruhan Malang dan Aremania.

Dalam keterangannya, Abdul Haris juga menyatakan kehilangan keponakan dalam tragedi itu.

Abdul Haris secara terbuka bersalah dan siap bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan lebih dari 100 orang pada akhir pekan lalu.

Hal itu disampaikan Abdul Haris dalam konferensi pers di kantor Arema FC, Jumat (7/10/2022).

Baca juga: 11 Tembakan Gas Air Mata Dilepaskan di Stadion Kanjuruhan Malang, Tiga Perwira Polri Jadi Tersangka

Baca juga: Ini Alasan Enam Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka, Buntut Tragedi Kanjuruhan Malang

"Kami mohon maaf sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya."

"Kami berduka cita."

"Kami sangat berkabung atas meninggalnya adik-adikku, saudara-saudaraku, keponakanku yang SMP juga meninggal," kata Abdul Haris.

"Tanpa dosa, mereka meregang nyawa."

"Itu semua karena keterbatasan saya tidak bisa menangani dan menolong mereka sehingga terjadi tragedi kemanusiaan," ujar Abdul Haris.

"Sekali lagi, saya mohon maaf kepada keluarga korban, kepada Aremania, seluruh penonton, dan suporter seluruh Indonesia," ucap Abdul Haris.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved