Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Erick Thohir Orang Kepercayaan Jokowi Jauh Sebelum Jadi Menteri

Menteri BUMN RI Erick Thohir menjadi orang kepercayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jauh sebelum diamanahkan jabatan.

Tayang:
Editor: Editor Bisnis
IST
Menteri BUMN RI Erick Thohir saat bersama Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM - Menteri BUMN RI Erick Thohir menjadi orang kepercayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jauh sebelum diamanahkan jabatan. Sebelum jadi menteri, orang nomor satu di Kementerian BUMN telah mendapatkan tugas strategis.

Tigas strategis ini berupa penyelamatan sepak bola Indonesia. Di mana di tahun 2015-2016 liga sepak bola Indonesia mengalami kemunduran.

Hal ini dikarenakan terjadi miss management yang dilakukan oleh PSSI. Karena ini kemudian FIFA menjatuhkan hukuman berupa pembekuan liga.

Tidak ada liga sepak bola kala itu. Tahun ini tercatat sebagai masa kelam dunia sepak bola Indonesia.

Erick Thohir yang saat itu masih berstatus sebagai Presiden Inter Milan FC dan Ketua Komite Olimpiade Internasional mendapatkan surat penugasan khusus dari Presiden Jokowi.

Orang nomor satu di Indonesia ini menugaskan Erick Thohir agar membujuk FIFA untuk menarik sanksi yang diberikan. Penugasan ini adalah bentuk kepercayaan Presiden Jokowi kepada Erick Thohir yang merupakan tokoh olah raga internasional.

Eks Presiden Inter Milan ini diketahui memiliki jaringan luas di dunia olah raga. Ia bahkan sudah kenal dekat Presiden FIFA saat ini Gianni Infantino yang kala itu menjabat sebagai Sekjen.

Hasilnya pun luar biasa, FIFA kemudian memutuskan untuk menarik sanksi yang diberikan. Kini penugasan khusus itu kembali diberikan kepada Erick Thohir.

Ia mengemban tugas khusus untuk membujuk FIFA agar tidak menjatuhkan sanksi atas tragedi naas yang menelan 131 korban jiwa di Stadion Kanjuruhan Malang. Erick Thohir kembali berhasil dengan memberikan surat Presiden Jokowi dan membujuk secara langsung Gianni agar FIFA tidak menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

FIFA justru akan membangun kantor di Indonesia untuk membantu agar sepak bola menjadi lebih berkembang ke depannya.

"Saya dua kali diminta bapak presiden di tahun 2015-2016 itu saya tidak punya jabatan apa-apa. Saya masih Presiden Inter Milan waktu itu. Beliau Bapak Presiden (Jokowi) tau, bagaimana saya punya hubungan baik dengan organisasi sepak bola di Eropa," tutur Erick Thohir di laman instagram pribadinya.

"Alhamdulillah surat presiden yang saya bawa waktu itu diterima dengan baik dan berjalan baik sampai hari ini," tandasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved