Berita Regional

Viral Video Karyawan Bank di Temanggung Gasak Rp 7,8 Miliar, DPO 6 Bulan, Uang Buat Judi

Viral video penangkapan karyawan Bank Swasta di daerah Temanggung setelah DPO selama 6 bulan.

Penulis: Alifia Yumna Amri | Editor: galih permadi
Continental Currency Exchange
ilustrasi uang rupiah 

Viral Video Karyawan Bank di Temanggung Gasak Rp 7,8 Miliar, DPO 6 Bulan, Uang Buat Judi

TRIBUNJATENG.COM – Viral video penangkapan karyawan Bank Swasta di daerah Temanggung setelah DPO selama 6 bulan.

Pihak Kepolisian akhirnya berhasil menangkap tersangka R (48) asal Magelang pelaku penggelapan dana sebesar Rp 7,8 M.

Baca juga: Presiden Jokowi Tarik Hendi Ke Pusat Karena Dinilai Punya Kemampuan dan Kapasitas

Baca juga: 6 Trik Casanova untuk Puaskan Istri di Ranjang Ala Dokter Boyke

Baca juga: Kalender Jawa Besok, Bulan Oktober 2022 Tanggal 11 Oktober Selasa Kliwon

Baca juga: 7 Potret Amel Carla Mantan Artis Cilik di Suami-suami Takut Istri, Begini Penampilannya Sekarang

Tersangka berhasil diringkus pihak Kepolisian di sebuah kontrakan yang ia tempati sekaligus sebagai tempat persembunyiannya selama ini di daerah Jawa Timur.

Diungkapkan oleh Agus Puryadi selaku Kapolres Temanggung mengenai aksi kejahatan yang dilakukan oleh R adalah penggelapan dana bank swasta tempatnya bekerja selama kurang lebih 5 tahun yakni dari tahun 2014 hingga 2019.

Total terdapat 7,8 M uang berhasil ia bawa kabur dan menggunakannya untuk berfoya-foya, mengunjungi sejumlah negara hingga menggunakannya untuk judi online.

R telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 6 bulan lalu sebelum dirinya akhirnya berhasil diringkus pihak Kepolisian.

Meskipun R telah mengembalikan uang namun jumlah tersebut tidak sebanding dengan kerugian yang dialami negara yakni hanya Rp 700 juta dari jumlah Rp 7,8 M.

Total 7,8 M yang berhasil dibawa kabur dan diselewengkan oleh tersangka R berdasarkan pihak Kepolisian yakni sebagai berikut:

Tersangka R kemudian dijerat dengan primer pasal 2 ayat 1, subsider pasal 3 UU RI No 31 Tahun 1999 terkait tindak korupsi dengan pidana penjara 4 tahun dan denda Rp 200 juta. (aya/tribunjateng.com)

Baca juga: Buruh Rokok di Kudus Dapat BLT Cukai Total Rp 1,8 Juta

Baca juga: 10 YouTuber Dilaporkan ke Polisi karena Bikin Konten di Rumah Kosong, Pemilik Kaget Saat ke Lokasi

Baca juga: Livy Renata Ungkap Alasannya Takut Menikah, Tapi Harus

Baca juga: SDN Ngaliyan 01 Gelar Sholawat dan Tausyiah Peringati Maulid Nabi Muhammad dan Bulan Bahasa 2022

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved