Unsoed Purwokerto

FEB UNSOED Gelar Konferensi Internasional 12th Sustainable Competitive Advantage (SCA)

FEB Unsoed Purwokerto menyelenggarakan Konferensi International 12th Sustainable Competitive Advantage (SCA).

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
FEB UNSOED Gelar Konferensi Internasional 12th Sustainable Competitive Advantage (SCA) 

TRIBUNJATENG.COM - Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto menyelenggarakan Konferensi International 12th Sustainable Competitive Advantage (SCA).

SCA 2022 ini mengusung tema “Memberdayakan Produktivitas UMKM, Pertumbuhan Inklusif dan Inovasi di Era Digital”.

FEB UNSOED Gelar Konferensi Internasional 12th Sustainable Competitive Advantage (SCA)
FEB UNSOED Gelar Konferensi Internasional 12th Sustainable Competitive Advantage (SCA) (IST)

Konferensi Internasional ini bertempat di Krisna Ballroom Lt 3, Hotel Java Heritage Purwokerto, Rabu (12/10).

Tampil sebagai Keynote Speakers adalah Doni Primanto Joewono, M.Si., (Deputi Gubernur Bank Indonesia), Hermawan Kartajaya (Mark Plus-Inc), Professor Ki Chan Kim (Catholic University of Korea), Professor Thoshihiro Nakanishi (Teikyo University Japan), Dr. Mohammad Farizal Rajemi (Universiti Utara Malaysia) dan Astera Primanto Bhakti (Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI)/Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni UNSOED).

FEB UNSOED Gelar Konferensi Internasional 12th Sustainable Competitive Advantage (SCA)
FEB UNSOED Gelar Konferensi Internasional 12th Sustainable Competitive Advantage (SCA) (IST)

Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.,Agr dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa tersedianya konektivitas internet / digitalisasi pada setiap Unit Usaha, dapat membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam berintegrasi ke pasar internasional.

“Hal ini dapat mendorong inovasi dan akses yang lebih mudah bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam berintegrasi ke pasar internasional," ungkap Prof. Sodiq.

Lebih lanjut dia berharap melalui digitalisasi ini, dalam menghadapi tantangan disrupsi UMKM dapat meningkatkan kapasitas internal, memfasilitasi akses ke sumber daya strategis, menciptakan lingkungan bisnis yang ideal bagi UKM, mampu bertransformasi, dan mempromosikan pendekatan multi-stakeholder.
Masing-masing Keynote Speakers mempresentasikan dan membahas segala materi terkait dengan digitalisasi pada Usaha Mikro/Kecil dalam menghadapi disrupsi digital.

Acara dilanjutkan dengan kegiatan penyajian hasil penelitian dalam bentuk call for paper and colloquium yang diikuti oleh peserta dari kalangan peneliti, akademisi maupun praktisi dari berbagai institusi.(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved