Hari Santri Nasional
HSN 2022, PCNU Jepara Ingin Santri Bisa Atasi Lima Masalah Negara
Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Jepara KH Khayatun Nufus Abdullah Hadziq menyebut lima masalah nasional yang harus dihadapi dan diselesaikan santri.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Jepara KH Khayatun Nufus Abdullah Hadziq menyebut lima masalah nasional yang harus dihadapi dan diselesaikan kalangan santri.
Lima masalah itu terdiri ideologi, ekonomi, energi, dan konflik horizontal.
Saat ini, menurut Mbah Yatun (panggilan akrab KH Khayatun Nufus), ideologi yang tidak mau mengakui Pancasila masih ada. Hal itu harus diselesaikan. Selain itu, akumulasi dari masalah satu hingga empat bisa berimbas pada konflik sesama anak bangsa.
"Oleh karena itu, tugas santri tidak sekadar hanya memperingati lahirnya Hari Santri, tapi bagaimana dengan kondisi bangsa seperti ini santri harus di depan. Tidak sekadar jadi pelengkap saja," kata Mbah Yatun, Jumat (21/10/2022).
Baca juga: HSN 2022 Dipusatkan di Pantai Bandengan Jepara, Ini Rincian Kegiatannya
Baca juga: Semarakkan HSN, NU Jepara : Lomba Baca Kitab Kuning Jaga Khazanah Keilmuan Pesantren
Baca juga: Launching HSN, Menag: Santri Harus Mampu Menjadi Harapan Masa Depan
Mbah Yatun meyakini jika santri, terlebih yang ada di Kabupaten Jepara bisa menghadapi dan menyelesaikan masalah tersebut. Sebab hal itu sudah terbukti, bahkan sejak era pra kemerdekaan.
Pada zaman penjajahan, santri dan ulama turut serta mengusir penjajahan. Berpijak dari hal itu, santri era sekarang bisa belajar dari para pendahulunya terkait bagaimana menjawab tantangan zaman.
Mbah Yatun mengungkapkan, peran santri saat ini di lingkup agama sudah sangat maksimal. Namun dia berharap, santri juga berperan di lingkup umum sehingga bisa memiliki peran lebih besar lagi.
"Santri pasti bisa menjawab tantangan zaman," tandasnya. (yun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/santri-harus-bisa-hadapi-tantangan-zaman.jpg)