Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hari Santri Nasional

Jadi Inspektur Upacara Hari Santri di Jepara, Ganjar Beri Pesan 3 Hal

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Santri 2022 di Lapangan Bandengan, Kabupaten Jepara, Sabtu (22/10/2022).

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: m nur huda

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Santri 2022 di Lapangan Bandengan, Kabupaten Jepara, Sabtu (22/10/2022). 

Apel diikuti sekira 15.000 santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Ukir. Upacara ini juga dihadiri jajaran Forkompimda Jepara yang terdiri, Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta, Ketua DPRD Jepara Haizul Maarif, Kapolres Jepara AKBP Warsono, Dandim 0719/Jepara Letkol Inf Mokhamad Husnur Rofiq.

Ada tiga hal yang disampaikan Ganjar untuk para santri.

"Karena para santri dengan resolusi jihadnya saat itu, mampu mendorong pemerintah negara agar mempertahankan NKRI," ujar Ganjar.

Ia menambahkan, upaya mempertahankan NKRI harus dilakukan oleh semua komponen negara. Di sini, peran santri sangat dibutuhkan, terutama untuk membendung rongrongan dari berbagai sisi.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Santri 2022 di Lapangan Bandengan, Kabupaten Jepara, Sabtu (22/10/2022).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Santri 2022 di Lapangan Bandengan, Kabupaten Jepara, Sabtu (22/10/2022). (Istimewa)

"Maka, peran serta santri makin dibutuhkan. Pertama, di dunia digital mesti melek teknologi dan sudah dibuktikan dengan banyaknya pondok pesantren yang mengembangkan itu," ungkapnya.

Kedua, politikus berambut putih itu melanjutkan, santri harus mampu bertani secara mandiri. Sehingga santri mampu berkontribusi terhadap ketahanan dan kedaulatan pangan.

"Dan ketiga, santri inovatif serta santri kreatif yang bisa juga mencari solusi untuk memecahkan persoalan-persoalan lokal terhadap energi," terangnya.

Maka, tiga hal itu dapat menjadi landasan bagi santri untuk mempertahankan NKRI sesuai dengan jamannya saat ini.

"Kalau dulu bawa bambu runcing sekarang pakai akal, pakai pikiran pakai jejaring. Dan paling saya suka tadi dari deklarasinya para santri ini sungguh moderat. Bagaimana menjaga NKRI," tegas Ganjar.

Ia berharap, santri bisa mengikuti perkembangan dan selalu mawas diri. Sehingga, dengan bekal ilmu keagamaan akan kuat dalam gempuran ideologi yang menyimpang.

"Kalau perlu sekolahnya lebih tinggi karena banyak sekali yang mondok tapi selesai S1, S2, dan S3 itu keren. Dan banyak fasilitas negara yang bisa diberikan. Mereka punya potensi harus semangat," tandasnya.

Sementara itu, Upacara Peringatan Hari Santri 2022 di Lapangan Bandengan, Jepara berlangsung meriah. Ada beberapa penampilan kesenian, mulai dari drumband, tari, dan drama kolosal.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved