Berita Pekalongan

Tanggapi Sedikitnya Jumlah Lebe, PKK Pekalongan Beri Pelatihan Pemulasaran

TP PKK Pekalongan gelar pelatihan pemulasaran jenazah secara muslim bagi anggota.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Dok. Kominfo Kota Pekalongan
Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bekerjasama dengan bagian kesejahteraan rakyat setempat, menggelar pelatihan pemulasaran jenazah secara muslim bagi anggota tingkat kelurahan, kecamatan dan kota, di aula kantor PKK setempat. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Menanggapi jumlah lebe (orang yang memandikan jenazah) wanita yang masih tergolong minim di Kota Pekalongan, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bekerjasama dengan bagian kesejahteraan rakyat setempat, menggelar pelatihan pemulasaran jenazah secara muslim bagi anggota tingkat kelurahan, kecamatan dan kota, di aula kantor PKK setempat.

"Melihat kondisi masyarakat ketika ada yang meninggal dunia, mengalami kesulitan dalam mencari lebe dalam pemulasaran jenazah. Sehingga, melatih anggota PKK untuk latihan pemulasaraan jenazah," kata Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (26/10/2022).

Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bekerjasama dengan bagian kesejahteraan rakyat setempat, menggelar pelatihan pemulasaran jenazah secara muslim bagi anggota tingkat kelurahan, kecamatan dan kota, di aula kantor PKK setempat.
Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bekerjasama dengan bagian kesejahteraan rakyat setempat, menggelar pelatihan pemulasaran jenazah secara muslim bagi anggota tingkat kelurahan, kecamatan dan kota, di aula kantor PKK setempat. (Dok. Kominfo Kota Pekalongan)

Sebagai organisasi penggerak masyarakat, Inggit mengimbau 60 kader yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menyebarluaskan informasi terkait tata cara pemulasaran jenazah yang benar kepada warga binaannya, minimal jika kedapatan keluarga terdekat meninggal dunia, siap memulasarakan jenazah walaupun tetap dipantau oleh lebe.

"Total jumlah lebe se-kota Pekalongan sebanyak 60 orang dan yang aktif hanya 30, sehingga diharapkan akan didapatkan lebe-lebe baru dari kader PKK," imbuhnya.

Inggit menambahkan, PKK sebagai penggerak di masyarakat nanti ilmunya, setelah didapat dari sini bisa ditukarkan ke keluarga atau orang lain.

"Kami PKK ingin mengkader lebe-lebe baru, diharapkan ada kader yang bergabung menjadi lebe khususnya bagi kaum wanita," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved