Liputan Khusus

Alat ETLE Dipasang pada Mobil Patroli dan Drone di Jawa Tengah

Polda Jateng memiliki banyak macam ETLE mulai dari handphone mobile sebanyak 705 unit di seluruh jajaran. ETLE statis lebih dari 10 unit, dan speed ca

Editor: m nur huda
surya
Ilustrasi mobil INCAR berbasis Toyota Rush yang dioperasikan oleh Polres Blitar Kota - Alat ETLE Dipasang pada Mobil Patroli dan Drone di Jawa Tengah 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan kepada jajarannya di Korps Lalu Lintas Polri untuk tidak menggelar tilang secara manual.

Kapolri menerbitkan surat telegram Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022, per tanggal 18 Oktober 2022 yang ditandatangani oleh Kakorlantas Polri Irjen Firman Santyabudi atas nama Kapolri.

Dalam telegram tersebut, Kapolri menekankan segala pelanggaran harus ditindak melalui tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) baik statis maupun mobile. 

Polda Jateng siap melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas mengedepankan elektronik.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryonugroho mengatakan, ETLE statis maupun mobile telah siap untuk melakukan penindakan non manual di Jawa Tengah.

Ada beberapa cara melakukan perekaman pelanggaran yakni menggunakan kamera statis, mobile, sekarang telah menggunakan ETLE drone.

"Jadi menggunakan drone sudah bisa mengcapture. Ini terintergrasi dengan ETLE nasional ke dashbord," tuturnya kepada tribunjateng, Rabu (26/10).

Menurutnya, selama 16 hari melaksanakan operasi candi 2022 telah menindak 309 ribu pelanggaran di Jawa Tengah.

Namun penggunaan teknologi tersebut pihaknya tidak ingin terlalu banyak penindakan tetapi dalam rangka menjamin keselamatan di jalan.

"Kami tidak bangga menindak banyak. Kami mengharapkan kepada pengendara tanpa ada Polisi maupun ETLE masyarakat patuh dengan sendirinya," terangnya.

Dikatakannya, penegakan hukum saat ini telah bertransformasi ke digital. Oleh sebab itu masyarakat diharapkan dapat menerima kepolisian menggunakan teknologi. Tujuannya agar masyarakat tidak bersentuhan langsung dan bertemu dengan anggota kepolisian.

"Diharapkan dengan ETLE ini tentunya tidak ada persepsi negatif manakala Polri menyalahgunakan kewenangan dan juga mendidik masyarakat agar tertib serta disiplin dengan dirinya sendiri," ujarnya.

Diterangkannya saat ini Polda Jateng memiliki banyak macam ETLE mulai dari handphone mobile sebanyak 705 unit di seluruh jajaran. ETLE statis lebih dari 10 unit, dan speed cam di jalan tol yang ada sudah cukup banyak di Jateng.

"Jateng sendiri kinerja ETLE terbaik di tingkat nasional karena kita tidak akan banyak-banyakan tapi sistem mekanisme prosedur dan pelaksanaan ini semua Polres bisa melakukan. Jadi Polda-polda lain belum tentu bisa untuk menggunakan ETLE semua. Jadi kinerja ETLE tertinggi bukan terbanyak," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved