Berita Bola

Skaterz Layangkan Tiga Tuntutan Terkait Kondisi Liga di Indonesia ke Manajemen Persekat Tegal

Berhentinya kompetisi sepak bola Indonesia pada semua tingkatan pasca tragedi Kanjuruhan Malang beberapa waktu lalu, berdampak terhadap Persekat Tegal

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Istimewa
Salah satu pendukung setia tim Persekat Tegal, Skaterz (Persekat Supporterz) memberikan dukungan langsung saat tim sedang berlaga di Stadion Trisanja, Slawi, Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berhentinya kompetisi sepak bola Indonesia pada semua tingkatan pasca tragedi Kanjuruhan Malang beberapa waktu lalu, berdampak terhadap stakeholder tak terkecuali Persekat Tegal.

Sebagai pendukung setia tim Persekat Tegal, Skaterz (Persekat Supporterz) melayangkan surat terbuka untuk manajemen.

Dalam isi surat yang diterbitkan Sabtu (29/10/2022), meminta manajemen Persekat Tegal segera mengadakan rapat koordinasi internal dan komunikasi dengan seluruh elemen suporter, untuk mengkaji dan mengevaluasi keadaan sepak bola nasional saat ini.

Ketua Skaterz, Untung Budi Pramono, mengungkapkan dampak lain yang dikhawatirkan akibat berhentinya laga yang entah sampai kapan yaitu kondisi finansial dan program yang telah direncanakan.

Termasuk kondisi keuangan klub akan semakin memburuk dan bisa menurunkan mental pelatih, pemain, dan official.

"Kompetisi sudah lama berhenti, sekarang pun belum ada tanda-tanda akan dimulai lagi. Disisi lain, belum tampak upaya perbaikan yang dilakukan PSSI dan PT LIB pasca tragedi Kanjuruhan Malang. Sehingga hal tersebut menurut kami akan memberatkan klub. Seperti yang diketahui, Persekat Tegal saat ini sedang berlaga di Liga 2 tahun 2022-2023," ungkap Untung, pada Tribunjateng.com, Senin (31/10/2022).

Secara tegas, Untung mewakili rekan-rekan di Skaterz menuntut manajemen Persekat Tegal untuk memberikan statement atau tanggapan resmi kemudian diumumkan melalui media sosial.

Skaterz memberikan waktu selambat-lambatnya tiga hari setelah surat diterima manajemen.

Setidaknya ada tiga poin yang disampaikan mengenai tuntutan dari Skaterz.

"Kami berharapnya jangan hanya wait and see saja atau mengikuti arus klub-klub lain. Persekat juga memiliki hak, dan itu harus dimanfaatkan dengan baik untuk mengubah keadaan," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Skaterz, M Azid Mustaghfirin, berharap dengan adanya surat terbuka kepada manajemen dan CEO, Persekat berani memberikan sikap tegas yang objektif.

Terutama terhadap kepengurusan PSSI sehingga berdampak baik terhadap persepakbolaan nasional kedepannya.

"Ya setidaknya ada tiga tuntutan yang kami layangkan, semoga mendapat respon baik dan apa yang diharapkan bisa terlaksana," harap Azid.

Berikut tiga tuntutan yang disampaikan Skaterz kepada manajemen Persekat Tegal:

1. Tuntutan kepada PSSI agar segera melaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB), termasuk melakukan restrukturisasi kepengurusan PSSI melalui KLB.

2.Tuntutan kepada PSSI dan PT LIB agar kooperatif dalam pengusutan tragedi  Kanjuruhan, dan menindaklanjuti Rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).

3.Tuntutan kepada PSSI dan PT LIB untuk segera menetapkan kejelasan kelanjutan kompetisi sepak bola nasional.

Adapun sampai berita ini dikirim, Tribunjateng.com belum mendapat statemen atau tanggapan dari Manajemen Persekat Tegal terkait surat tuntutan yang dilayangkan Skaterz. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved