Berita Viral

Viral Arab Saudi Dihuni Ribuan Hantu Dalam Perayaan Haloween

Perayaan Haloween yang jatuh pada tanggal 31 Oktober di setiap tahunnya merupakan perayaan yang identik dengan budaya barat.

Penulis: Alifia Yumna Amri | Editor: galih permadi
ARABNEWS
Haloween Riyadh Boulevard 

Viral Arab Saudi Dihuni Ribuan Hantu Dalam Perayaan Haloween

TRIBUNJATENG.COM- Perayaan Haloween yang jatuh pada tanggal 31 Oktober di setiap tahunnya merupakan perayaan yang identik dengan budaya barat.

Dalam perayaan ini peserta yang turut dalam acara tersebut, memiliki riasan atau berdandan layaknya hantu.

Terkait dengan perayaan Haloween tersebut, pada tahun ini ada yang berbeda dengan Arab Saudi, ribuan orang berdandan layaknya hantu dengan menggunakan pakaian ala timur tengah lengkap dengan sorban berwarna merah putih.

Baca juga: Senam Massal, Cara Pemkab Sukoharjo Sosialisasikan Germas ke Masyarakat

Baca juga: Skaterz Layangkan Tiga Tuntutan Terkait Kondisi Liga di Indonesia ke Manajemen Persekat Tegal

Baca juga: 5 Potret Alwi Assegaf Artis Remaja Blasteran Jepang, Keturunan ke-40 Nabi Muhammad 

Baca juga: Kecelakaan Mobil Dinas Pemkot Ambon Terbalik Setelah Tabrak 2 Mahasiswa Pengendara Motor

Perayaan haloween kali ini menjadi catatan sejarah, dimana untuk pertama kalinya secara terbuka haloween dirayakan di Arab Saudi.

Arab Saudi saat ini dipimpin oleh Putra Mahkota Muhammad bin Salman sebagai penguasa de facto pasca reformasi sosial.

Perayaan haloween dimana ribuan warga Arab Saudi memenuhi Riyadh’s Boulevard pada sebuah gelaran budaya selama dua hari yakni Kamis dan Jumat (28/10/2022).

Perayaan unik yang dilaksanakan di Arab Saudi ini menjadi perbincangan hangat di sosial media dan mengundang berbagai macam komentar pengguna sosial media di berbagai negara.

Perayaan ini meskipun terselenggara dengan cukup baik, namun mengundang banyak kritik.

Diketahui jika di Arab Saudi melarang adanya perayaan Maulid Nabi karena dianggap tak sesuai, sedangkan saat ini justru merayakan haloween dengan mengenakan kostum horor.

Beberapa peserta mengungkapkan, jika mereka hanya menggunakan kostum sebagai perayaan festival budaya barat, sebagian yang lain mengungkapkan jika mereka tidak mengetahui halal dan haram. (aya/tribunjateng.com)

Baca juga: Luna Maya Diduga Telepon Rekan Artis Agar Tak Undang Denise Chariesta, Malah Banjir Dukungan Netizen

Baca juga: Penganiayaan ART Cianjur, Tetangga Sering Melihat Sosoknya di Tengah Hujan Malam-malam, Tubuh Lebam

Baca juga: Daftar 50 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia 2022, Ada Presiden Jokowi dan 2 Tokoh Indonesia Lainnya

Baca juga: 36 Anggota KSR PMI Universitas Semarang Ikuti Diklap

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved