Tragedi Kanjuruhan Malang

Inilah Tujuh Catatan Pelanggaran Versi Komnas HAM, Hasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan Malang

Satu pelanggaran yakni penggunaan kekuatan yang berlebihan, penggunaan gas air mata merupakan bentuk kekuatan berlebihan, karena dilarang dalam FIFA.

Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI TIM INVESTIGASI KANJURUHAN MALANG
DOKUMENTASI - Pintu keluar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang disebut banyak memakan korban pada Sabtu (1/10/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Komnas HAM secara resmi mengumumkan hasil investigasi terkait Tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan sekira 135 jiwa.

Dalam pengumuman yang dilakukan pada Rabu (2/11/2022), tak hanya rekomendasi yang disampaikan, melainkan pula poin to poin pelanggaran-pelanggaran yang terjadi pada 1 Oktober 2022 itu.

Total ada tujuh pelanggaran versi Komnas HAM atas Tragedi Kanjuruhan Malang itu.

Berikut ini data dan penjelasan lengkapnya.

Baca juga: Iwan Bule Kembali Diperiksa Bareskrim Polri, Besok Kamis Kaitan Tragedi Kanjuruhan Malang

Terdapat tujuh pelanggaran HAM dalam Tragedi Kanjuruhan Malang.

Hal tersebut diungkapkan Komisioner Komnas HAM, Mohammad Choirul Anam, saat memaparkan hasil pemantauan dan penyelidikan Tragedi Kanjuruhan Malang, Rabu (2/11/2022).

Pertama, penggunaan kekuatan berlebih.

Maksudnya penembakan gas air yang dilakukan aparat keamanan.

Diperkirakan 45 tembakan gas air diletupkan.

Dalam aturan FIFA, terdapat pelarangan penggunaan gas air di sebuah pertandingan.

"Pertama, penggunaan kekuatan yang berlebihan, penggunaan gas air mata merupakan bentuk kekuatan berlebihan, karena dilarang dalam FIFA," tutur Mohammad Choirul Anam.

Baca juga: 146 Orang Tewas di Festival Halloween di Seoul Korea Selatan, Mengingatkan Tragedi Kanjuruhan

Pelanggaran HAM kedua adalah hak memperoleh keadilan.

Dalam insiden di Stadion Kanjuruhan Malang, kepolisian sudah mengumpulkan enam tersangka.

Mereka adalah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, Ketua Panpel Arema FC vs Persebaya Surabaya, Abdul Haris, Security Officer, Suko Sutrisno.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved