Berita Regional

Pamit Cek Irigasi Sawah, Pensiunan Guru Ditemukan Tewas di Saluran Drainase

Selasa (1/11/2022) malam, seorang pria ditemukan tewas di lorong saluran drainase persawahan.

ISTIMEWA
ilustrasi jenazah 

TRIBUNJATENG.COM, BIMA - Selasa (1/11/2022) malam, seorang pria ditemukan tewas di lorong saluran drainase persawahan.

Pria bernama Syahrir Arsyad (67) itu merupakan warga Kelurahan Kendo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Jasad pensiunan guru itu ditemukan pertama kali oleh Edi Rahman (45), warga setempat sekitar pukul 22.30 Wita.

Baca juga: Petani Hantam Kepala Pria Mabuk Pakai Batu Bata gara-gara Korban Ribut di Depan Rumahnya

Korban tewas tergeletak di tengah lorong drainase dengan posisi senter masih menyala di sampingnya.

"Telah ditemukan laki-laki dalam keadaan meninggal tergeletak di lorong drainase persawahan," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Bima Kota, Iptu Jufrin saat dikonfirmasi, Rabu (2/11/2022).

Tim Inafis Polres Bima Kota saat olah TKP penemuan jasad
Tim Inafis Polres Bima Kota saat olah TKP penemuan jasad Syahrir Arsad, Rabu (2/11/2022).

Jufrin menjelaskan, penemuan jasad pria sepuh ini bermula saat Edi Rahman pergi ke sawahnya untuk mengecek mesin penyedot air.

Dalam perjalanan, Edi terkejut melihat cahaya senter yang tidak bergerak di lorong drainase persawahan.

Edi kemudian mendekati cahaya itu dan mendapati Syahrir Arsyad dalam kondisi tak bernyawa.

"Edi Rahman sontak berteriak minta tolong sambil berlari memanggil warga sekitar," ujar Jufrin.

Setelah warga memadati lokasi penemuan jasad tersebut, Tim Inafis Polres Bima Kota tiba untuk melakukan olah TKP.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tubuh, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan.

Keluarga meminta almarhum dibawa pulang, dan menolak untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematiannya.

Menurut pengakuan menantu korban, Zulkarnain (43), lanjut Jufrin, sekitar pukul 20.00 Wita korban pamitan untuk melihat kondisi aliran irigasi sawah miliknya.

Hingga pukul 22.30 Wita korban tak kunjung pulang hingga ditemukan tewas di lorong saluran drainase.

"Setahu keluarga almarhum ini tidak memiliki riwayat penyakit," kata Jufrin. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pensiunan Guru di Bima Ditemukan Tewas di Lorong Drainase Persawahan"

Baca juga: Setelah Bantai Anak dan Istri, Pria Depok Duduk di Teras Rumah Sambil Ngopi

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved