Berita Sragen

Migrasi Siaran TV Analog ke Digital, Kominfo Sragen: Belum Pasti Kapan

Migrasi siaran TV analog ke TV digital di sebagian wilayah Indonesia resmi dimatikan.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sragen, I Yusep Wahyudi saat ditemui di ruangannya. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Migrasi siaran TV analog ke TV digital atau analog swicth off (ASO) di sebagian wilayah Indonesia resmi dimatikan sejak awal November. Lantas bagaimana di Kabupaten Sragen?

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sragen, I Yusep Wahyudi mengatakan migrasi TV digital di Kabupaten Sragen belum pasti kapan.

Yusep sapaan akrabnya itu menuturkan pihaknya belum mendapatkan informasi dari pusat mengenai hal tersebut. Pihaknya saat ini masih menunggu.

Termasuk pembagian bantuan Set Top Box (STB), Yusep mengaku pihaknya hanya bersifat tembusan. Terkait data dan pendistribusian langsung pihaknya tidak tau.

"Kami di Kabupaten Sragen belum dapat informasi lebih detail seperti di Jabodetabek. Saat ini kami posisinya menunggu, termasuk pembagian bantuan STB."

"Kami sifatnya hanya tembusan, tidak menangani langsung. Data pun kami tidak tau karena data dari kementerian," kata Yusep saat ditemui di kantornya.

Berapa jumlah detail, Yusep mengaku tidak bisa menyampaikan karena pihaknya tidak bisa mengakses. Namun informasinya, Kabupaten Sragen akan mendapat sekira 9 ribu STB.

"Kalau mencukupi atau tidak kita ketahui bersama penduduk Sragen kan begitu banyak. Nanti yang diberi bantuan hanya KK miskin. Terkait syarat detail kami tidak mengetahui secara langsung," lanjut dia.

Terkait adanya keluhan ditarik iuran, Yusep mengaku belum mendapat laporan resmi namun dirinya tidak menampik ada keluhan secara lisan terkait hal tersebut.

Kendati demikian, Yusep menegaskan bantuan STB itu gratis. Pendistribusiannya nanti, Yusep mangku kementerian akan menggandeng pihak ketiga untuk membagikan dan mensosialisasikan bagaimana cara menggunakan STB.

"Nanti pusat menggandeng pihak ketiga untuk pendistribusian. Nanti akan ada yang membantu ke masyarakat yang akan dibayar oleh kementerian," katanya.

Sementara itu, untuk sosialisasi migrasi TV analog ke digital, Yusep mengaku siap akan melakukan sosialisasi ke masyarakat apabila diminta oleh pemerintah pusat. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved