Berita Kudus

Rencana Program Penataan Ulang Taman Menara Kudus Menjadi Sorotan Dewan

Rencana program penataan ulang Taman Menara di Jalan Sunan Kudus, Kecamatan Kota Kudus pada akhir 2022

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
SOSIALISASI - Sejumlah pedagang mengikuti sosialisasi penataan Taman Menara oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, kemarin. 

Fraksi ANHD Minta Rencana Pembangunan Panggung Budaya Dikaji Ulang

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Rencana program penataan ulang Taman Menara di Jalan Sunan Kudus, Kecamatan Kota Kudus pada akhir 2022 ini, mendapat sorotan dari sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kudus.

Pembangunan tersebut dikhawatirkan bakal memunculkan permasalahan jika tidak dikonsep dengan matang, utamanya dalam hal pembangunan panggung budaya.

Taman Menara di Jalan Sunan Kudus, Kecamatan Kota Kudus
Taman Menara di Jalan Sunan Kudus, Kecamatan Kota Kudus (IST)

Fraksi Amanat Nasional Hanura Demokrat  (ANHD) menilai, rencana pembangunan panggung budaya di lokasi Taman Menara kurang efektif.

Sehingga, dikhawatirkan bakal menambah permasalahan yang ada.

Mengingat dampak dari penataan ulang Taman Menara, pedagang dan ojek menara bakal direlokasi ke tempat lain.

Perwakilan dari Fraksi ANHD, Endang Kursistiyani mengatakan, pihaknya memberikan alternatif saran, supaya Taman Menara Kudus diratakan untuk memberikan space lebih luas dan menambah lahan parkir.

Taman Menara di Jalan Sunan Kudus, Kecamatan Kota Kudus
Taman Menara di Jalan Sunan Kudus, Kecamatan Kota Kudus (IST)

Selain itu, lanjut dia, fraksi ANHD meminta adanya penataan parkir di lokasi tempat ziarah Sunan Kudus, dan jalan umum di sekitarnya, supaya tidak semrawut.

"Fraksi kami berharap agar penataan Taman Menara dengan pembangunan panggung budaya bisa dikaji ulang," terangnya.

Hal senada juga disampaikan fraksi PDI Perjuangan dalam memberikan pandangan umumnya terhadap Ranperda APBD Kabupaten Kudus Tahun Anggaran 2023.

Fraksi PDI Perjuangan menilai ada pemandangan kurang sedap dan mengganggu kenyamanan bagi pengguna jalan di lokasi parkir dan pangkalan ojek menara.

Oleh sebab itu, fraksi PDI Perjuangan mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Kudus melalui dinas terkait agar dilakukan pengkajian ulang sistem penataan dan pengaturannya.

Supaya menjadi lebih rapi, tertata, tertib, tidak mengganggu aktivitas lalu lintas sekitar dan pengunjung.

Sementara itu, pemilik kios di lokasi Taman Menara Sofyan berharap, relokasi pedagang ini hanya bersifat sementara.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved