Berita Kudus
Respon Pedagang Bangkalan Krapyak Tanggapi Migrasi Pedagang Taman Menara Kudus
Wacana relokasi pedagang Taman Menara Kudus ke Terminal Bangkalan Krapyak mendapat respon dari Paguyuban Pedagang Terminal Bangkalan Krapyak
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Wacana relokasi pedagang Taman Menara Kudus ke Terminal Bangkalan Krapyak mendapat respon dari Paguyuban Pedagang Terminal Bangkalan Krapyak.
Paguyuban pedagang asli terminal merasa khawatir perihal mendapatan penjualan.
Apalagi, relokasi pedagang Taman Menara tersebut bertempat dekat dengan sirkulasi naik turunnya wisatawan.
"Kalau mungkin sementara kami tidak masalah, tapi kalau itu permanen ya kasihan pedagang yang sini," ucap Sukadar, Ketua Paguyuban Pedagang Terminal Bangkalan Krapyak, Jumat (11/11/2022).
Menurut Sukadar, penambahan pedagang akan mengurangi pendapatan para pedagang di Terminal Bangkalan Krapyak.
Namun, pihaknya hanya bisa berpasrah saja karena tidak bisa melakukan banyak hal.
"Kalau pemerintah yang menghendaki seperti itu, kami ini bisa apa ?," tanyanya.
Kendati demikian, jumlah para pedagang di Terminal Bangkalan Krapyak juga sudah banyak.
Tak sedikit pula, barang dagangan mereka yang sama antar pedagang.
Persaingan internal para pedagang saja sudah dirasa sulit oleh Sukadar.
"Di sini, ada 120 pedagang. Itu saja sudah cukup banyak," katanya.
Hal serupa juga dikatakan oleh Slamet Rianto, pedagang oleh-oleh di Terminal Bangkalan Krapyak yang sudah berjualan sejak 2007, dia mengatakan bahwa dirinya satu suara dengan ketua Paguyuban.
"Saya satu suara. Ya mungkin ini menurut saya, pedagang sanakan awalnya ga mau dipindah sini, terus dipindah ke sini karena mungkin tahu di sini ramai pembeli," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, adanya rencana pembangunan Taman Menara Kudus yang dimulai pada pekan ini, berimbas kepada para pedagang.
Dari total 65 pedagang, yang kena revitalisasi 44 kios dengan pedagang yang aktif 29 orang yang akan direlokasi.
Tujuan relokasi para pedagang tersebut adalah pemusatan pedagang menjadi satu lokasi.
Sehingga nantinya ketika wisatawan turun dari bus, bisa langsung berbelanja seperti oleh-oleh ataupun lainnya.
Dengan tujuan, memberikan kemudahan bagi para wisatawan. (Rad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Suasana-Pasar-pyak-Jumat-11112022.jpg)