Berita Jepara

Jelang Pencoblosan Pilkades Serentak di Jepara, Personel Gabungan Gelar Apel Pergeseran Pasukan

Tahapan Pemilihan Kepala Desa Pilkades (Pilkades) Jepara telah memasuki hari terakhir kampanye.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: muslimah
Polres Jepara
Kapolres Jepara AKBP Warsono saat memberikan arahan kepada personel gabungan ihwal pengamanan Pilpet serentak yang berlangsung di 24 desa. Arahan ini diberikan Kapolres di Pendopo Kartini, Sabtu (12/11/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Tahapan Pemilihan Kepala Desa Pilkades (Pilkades) atau dalam masyarakat Kabupaten Jepara dikenal Pemilihan Petinggi (Pilpet) telah memasuki hari terakhir kampanye.

Pada 14 November 2022 mendatang, warga di 24 desa akan menggunakan hak suaranya di pesta demokrasi tersebut.

Saat ini persiapan pengamanan Pilkades telah dilaksanakan.

Personel gabungan yang terdiri TNI, Polri, Satpol PP, dan Linmas telah mengikuti Apel Pergeseran Pasikan di Alun-alun Jepara, Sabtu (12/11/2022)

Kapolres Jepara AKBP Warsono menyampaikan 2022 ini menjadi momentum yang sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Jepara pada tanggal 14 November 2022 akan dilaksanakan perhelatan demokrasi lokal untuk memilih kepala desa atau petinggi desa di 24 desa pada 11 kecamatan di Kabupaten Jepara masa jabatan periode tahun 2022 -2028. 

Menurutnya, keterlibatan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat sangat menentukan keberlangsungan pilpet yang aman dan damai. 

Karena pilpet juga menjadi arena yang penting untuk melibatkan rakyat dalam kehidupan kenegaraan, yaitu dengan jalan memilih pemimpin  yang akan mengendalikan jalannya roda pemerintahan di desanya masing-masing. 

"Harapannya agar pelaksanaan pilpet serentak tahun 2022 yang demokratis dapat terselenggara secara transparan, akuntabel, kredibel, dan partisipatif, serta hasilnya dapat diterima oleh semua pihak, sehingga mampu menjamin hadirnya kemaslahatan bersama dalam masyarakat," kata AKBP Warsono menekankan.

AKBP Warsono meminta  seluruh personel pengamanan pilpet tahun 2022 baik TNI, Polri, Satpol PP, dan inmas untuk selalu mengedepankan netralitas.

Tak hanya itu, dia juga meminta semua  berkomitmen untuk mengawal pilpet baik pada saat dan pasca pemungutan serta penghitungan suara sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat terwujud.

Untuk diketahui, 24 desa yang melaksanakan Pilpet terdiri Kecamatan Keling (Bumiharjo), Bangsri (Wedelan), Pakis Aji (Tanjung), Mlonggo (Jambu dan Sinanggul), Batealit (Bringin dan Pekalongan), Tahunan (Krapyak), Kedung (Dongos, Sukosono, dan Rau), Kalinyamatan (Margoyoso, Sendang, Purwogondo, Bandungrejo), Welahan (Gidangelo, Gowosobokerto, Kalipucang Wetan, dan Kalipucang Kulon), Mayong (Mayong Lor dan Pelemkerep), Karimunjawa (Karimunjawa, Kemujan, dan Parang). (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved