Berita Kriminal

Pembunuh di Bandung Nyamar Jadi Ojol Sebelum Mengeksekusi Seorang Mahasiswa

Seorang pemuda menyamar sebagai ojol agar bisa masuk ke kediaman dan membunuh korbannya yang diincar.

Editor: rival al manaf
google
Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang pemuda menyamar sebagai ojol agar bisa masuk ke kediaman dan membunuh korbannya yang diincar.

Pelaku adalah pemuda berinisial FA (24) yang sudah ditangkap polisi tak lama setelah ia membunuh korbannya mahasiswa berinisial CAM (23) pada Jumat (11/11/2022).

FA kini terancam hukuman mati karena diduga melakukan pembunuhan berencana.

Korbannya CAM ditemukan bersimbah darah di Komplek Gading Tetuka 2, Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (11/11/2022).

Baca juga: Wanita Purworejo Dirudapaksa Teman yang Baru Dikenal lewat WhatsApp: Ada Ancaman Mau Diviralin Gitu

Baca juga: Sukses Dengan Gethuk dan Resto, Kini Samsul Hadirkan Bakmi Jawa di Karanganyar

Baca juga: Daftar Juara Elite Race dan Young Talent Borobudur Maraton 2022

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit Otto Iskandardinata (Otista), namun nyawanya tak bisa tertolong.

Pelaku pembunuhan mahasiswa itu ditangkap polisi beberapa jam setelah melakukan aksi kejahatannya.

Pelaku FA (24) telah ditetapkan tersangka dan dijerat Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 pembunuhan, dan atau Pasal 351 ayat 3 penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya seseorang.

Ancaman hukuman kepada tersangka yakni pidana penjara maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, tersangka dan korban saling kenal sejak 2016.

Tersangka mengaku, melakukan pembunuhan lantaran kesal kepada korban yang disebut mengancam akan menyebarkan foto-foto milik tersangka.

Foto tersebut tentang kekurangan dari tersangka dan foto penganiayaan oleh tersangka kepada korban yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

"Yang mengakibatkan tersangka marah, dibunuh, dan handphone korban itu dibuang," ujar dia, Sabtu.

Dia mengungkapkan, tersangka merencanakan pembunuhan ini dengan cara membeli jaket ojek online dan senjata tajam di salah satu marketplace.

 Jaket itu dipakai untuk mengelabui warga saat berpura-pura mengantarkan paket ke rumah korban.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved