Berita Karanganyar

Sukses Dengan Gethuk dan Resto, Kini Samsul Hadirkan Bakmi Jawa di Karanganyar

Apabila singgah di Kabupaten Karanganyar jangan lupa mencicipi bakmi jawa di Bakmi Semar. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Warung Bakmi Semar di Jalan Lawu Titang Kelurahan Tegalgede Kecamatan/Kabupaten Karanganyar 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Apabila singgah di Kabupaten Karanganyar jangan lupa mencicipi bakmi jawa di Bakmi Semar. 

Lokasinya cukup strategis berada di Jalan Lawu tepatnya Lingkungan Titang Kelurahan Tegalgede Kecamatan/Kabupaten Karanganyar. Dari Kantor DPRD Karanganyar hanya berjarak sekitar 500 meter ke arah timur. 

Ada dua macam bakmi yang disajikan di Bakmi Semar yakni bakmi godog dan bakmi goreng. Proses memasak yang masih tradisional yakni menggunakan arang membuat cita rasa bakmi menjadi berbeda. Bakmi godog dengan kuah medok serta memiliki cita rasa gurih terkadang membuat orang kangen dengan olahan tradisional tersebut. 

Harga bakmi godog dan goreng di Bakmi Semar cukup terjangkau yakni Rp 15 ribu per porsi. Apabila pengunjung kurang puas dengan toping suwiran daging ayam, tersedia menu tambahan yakni sayap, kepala, brutu, ati ampela dan uritan. Harga menu tambahan tersebut cukup terjangkau yakni Rp 5.000 per porsi. 

Pemilik, Samsul Bahri menyampaikan, Bakmi Semar beroperasi baru 3 minggu lalu. Warung bakmi milik Samsul buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 21.00. Berbeda dengan warung bakmi pada umumnya yang mulai beroperasi pada sore hari. 

"Awal mula membuat usaha ini karena memang suka bakmi jawa. Buka mulai siang biar menjadi budaya baru. Seperti hik atau angkringan dulu dikenal buka malam hari, sekarang mulai pagi sudah buka," katanya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (12/11/2022). 

Meski belum lama beroperasi, lanjutnya, rata-rata 50 porsi bakmi jawa terjual setiap harinya. Selain bakmi, pihaknya juga menyediakan menu lain seperti nasi goreng, ayam goreng dan capcay.

Menurutnya dengan memiliki satu usaha saja belum cukup. Pasalnya adanya pandemi Covid-19 sempat membuat usaha oleh-oleh Gethuk Semar yang dirintis pada 2015 lalu terdampak karena pembatasan kegiatan pariwisata. Hingga akhirnya dia mulai merintis usaha lain seperti Resto Semar dan Bakmi Semar. (Ais). 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved