Berita Sragen

Lapor Kegawatdaruratan Medis di Sragen Cukup dengan Aplikasi PSC 119 Sukowati

Masyarakat Sragen kini tak perlu kesusahan untuk mencari bantuan kendaraan ambulans.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) DKK Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba ketika menunjukkan menu di aplikasi PSC 119 Sukowati. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Masyarakat Kabupaten Sragen kini tak perlu kesusahan untuk mencari bantuan kendaraan ambulans apabila terjadi kegawatdaruratan medis.

Cukup dengan menggunakan aplikasi PSC 119 Sukowati, masyarakat bumi Sukowati bisa melihat ambulans terdekat berikut dengan nomor pengemudinya.

Tidak hanya melaporkan kejadian kegawatdaruratan medis, namun juga bisa melaporkan kecelakaan dan kebencanaan cukup dengan satu aplikasi.

Melalui aplikasi tersebut masyarakat yang melapor bisa mengetahui lokasi dan rute perjalanan ambulans yang akan membantu sampai ke rumah.

Aplikasi tersebut juga terhubung ke 25 puskesmas di seluruh Kabupaten Sragen, 12 rumah sakit, klinik pratama maupun utama dan potensi-potensi relawan terbanyak di PMI.

Sebelum menjadi aplikasi, para relawan tergabung whatsapp untuk berkoordinasi. Untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat, akhirnya salah satu relawan, Munif menginisiasi membuat aplikasi.

"Awalnya memang kami tergabung dalam whatsapp group untuk berkoordinasi. Untuk mempermudah pelayanan ke masyarakat akhirnya saya dan tim membuat aplikasi."

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) DKK Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba ketika menunjukkan menu di aplikasi PSC 119 Sukowati.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) DKK Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba ketika menunjukkan menu di aplikasi PSC 119 Sukowati. (Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani)

"Ide ini kami sampaikan ke Dinas Kesehatan, akhirnya mereka membantu untuk memfasilitasi," kata Munif kepada Tribunjateng.com, Minggu (13/11/2022).

Munif mengaku bersama timnya, terus mengembangkan aplikasi ini hingga tiga kali pembaharuan. Kurang lebih selama tiga tahun aplikasi tersebut dirasa cukup.

Untuk menjadi aplikasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen pun memfasilitasi pembuatan aplikasi ini melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) DKK Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba.

Oka sapaan akrabnya menyampaikan PSC 119 Sukowati secara nasional dikelola kementrian kesehatan dibawah struktur Dinkes Sragen terkhusus Bidang Yankes.

Dia melanjutkan, untuk membentuk sebuah Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) ketika bencana di daerah yang dikelola BPBD sistem penanggulangan dikelola oleh PSC 119 Sukowati.

"Kami meyakini perlu sebuah sistem informasi supaya bisa diakses oleh publik. Akhirnya mengembangkan sistem aplikasi PSC 119 Sukowati ini," kata Oka ketika berbincang dengan Tribunjateng.com.

Oka menyampaikan dalam aplikasi itu, masyarakat bisa mengetahui langsung dimana letak ambulans yang terdekat dari posisi masyarakat yang melapor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved