Berita Viral

Peringkat 3 dan Sebulan Ikut Apel, Sulastri Anak Petani Gagal Jadi Polisi Digantikan Kerabat Perwira

Meraih peringkat 3 seleksi Bintara Polri, hingga sudah sebulan ikut apel di Polda, nyatanya Sulastri si anak petani tetap gagal.

Editor: rival al manaf
Facebook.com/Sulastri Irwan-Tribunternate.com/Randi Basri
Sosok Sulastri Irwan anak petani asal Kepulauan Sula, Maluku Utara yang gagal menjadi polwan. 

TRIBUNJATENG.COM, MALUKU - Meraih peringkat 3 seleksi Bintara Polri, hingga sudah sebulan ikut apel di Polda, nyatanya Sulastri si anak petani tetap gagal menjadi anggota polisi.

Beredar kabar ia digantikan seorang kerabat dari perwira polis.

Sulastri Irwan, anak petani asal Kepulauan Sula, Maluku Utara, mempunya cita-cita menjadi seorang polisi wanita (polwan) harus kandas.

Baca juga: Chord Kunci Gitar If The World Was Ending JP Saxe Julia Michaels

Baca juga: Ketika Anggota Polisi Polres Sukoharjo Dilatih Bikin Konten Medsos, Demi Pesan Kamtibmas Tersampai

Baca juga: Kecelakaan Maut Swift Dihantam KA Serayu Jurusan Bandung Purwokerto, 2 Orang Tewas

Pasalnya, Sulastri anak petani dinyatakan gugur meski sudah sudah mengikuti rangkaian pendidikan pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Gelombang II 2022 di Polda Maluku Utara.

Bukti bahwa dirinya berprestasi pun dapat terlihat dari peringkatnya yang berada di urutan ketiga pada saat pendaftaran Polri.

Bahkan, dia juga sempat mengikuti apel selama satu bulan di Polda.

Tanpa mengetahui apa yang terjadi, nama Sulatri Irwan tiba-tiba digantikan oleh Rahima Melani Hanafi, yang diketahui merupakan keponakan dari perwira berpangkat AKBP di SDM Polda Maluku Utara.

Gadis berusia 23 tahun ini lulus sekolah polwan pada 2 Juli 2022 dalam sidang terbuka penetapan dan pengumuman kelulusan di Polda Maluku Utara.

"Setelah pengumuman, kita semua diminta untuk apel di Polda," katanya, Senin (7/11/2022).

Setelah apel dan masuk pada Agustus 2022, SDM Polda Maluku Utara memanggil Sulastri, dan menyatakan bahwa umurnya sudah melewati batas yang ditentukan.

Dia pun mengikuti persidangan pergantian peserta Bintara Polri.

Saat itu, pihak SDM Polda Maluku Utara menanyakan pekerjaan ayahnya.

"Saya bilang papa hanya petani serabutan, ada kerja apa ya kerja, kalau tidak ada ya sudah," ujarnya.

Kemudian, Sulastri dinyatakan tidak lolos sebagai Bintara Polri, dengan alasan umur yang melewati batas.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved