Breaking News:

Berita Semarang

Investigasi Penyebab Banjir Bandang di Ngaliyan Semarang, Penyidik Gabungan Satroni Tiga Perumahan

Tim penyidik Satpol PP Kota Semarang dan petugas gabungan mulai melakukan investigasi penyebab banjir bandang yang melanda Ngaliyan

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim penyidik Satpol PP Kota Semarang dan petugas gabungan mulai melakukan investigasi penyebab banjir bandang yang melanda wilayah Wahyu Utomo Kelurahan Tambakaji Ngaliyan dan beberapa daerah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Beringin.

Tim bergerak menuju ke satu perumahan di wilayah Kecamatan Ngaliyan dan dua perumahan di Mijen Kota Semarang, Senin (14/11/2022) pagi.

Perumahan pertama yang didatangi oleh tim penyidik gabungan adalah Perumahan Luxury Grand yang ada di Jalan Untung Suropati, Bambankerep Ngaliyan.

Di perumahan tersebut tim penyidik gabungan sempat bertemu dengan perwakilan pengembang dan mengecek langsung berbagai perizinan.

Baca juga: Apa Itu Keyakinan Apokaliptik? Diduga Jadi Motif Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres Jakbar

Baca juga: Seusai Mutilasi Istri, Pelaku Pikul Karung Potongan Tubuh Buat Dibakar, Ini Katanya Pada Kerabat

Dalam pengecekan, petugas mempertanyakan berbagai hal mengenai perizinan, setelah itu petugas memberikan surat panggilan ke pengembang untuk datang ke kantor Satpol PP.

Tak hanya di Perumahan Luxury Grand, tim juga bergerak ke Perumahan Dawung Residence yang ada di Kelurahan Kedungpane, Mijen Kota Semarang.

Di perumahan tersebut para penyidik menyisir hingga lokasi paling ujung perumahan, di sana terdapat sungai dari aliran Sungai Kreo.

Meski telah selesai melakukan pengecekan, namun petugas tak menemui pengembang perumahan karena yang bersangkutan tidak ada di tempat dan kantor pengembang terpisah di daerah Kelurahan Kalipancur Ngaliyan.

Petugas pun kembali mengarah ke Perumahan Villa Jatimas yang terletak di Kelurahan Kedungpane.

Di Villa Jatimas petugas cukup lama melakukan pengecekan, pasalnya ada beberapa rumah yang lokasinya di tepian jurang tepat di sekitar Waduk Jatibarang.

Setelah melakukan pengecekan secara seksama, penyidik bertemu dengan perwakilan pengembang.

Surat panggilan juga dilayangkan ke pengembang di Perumahan Villa Jatimas sebagai bentuk klarifikasi perizinan.

Setidaknya ada beberapa perizinan diperiksa oleh penyidik yaitu izin lingkungan setempat, rencana umum tata ruang, pemanfaatan lahan, prinsip, lokasi, izin badan lingkungan hidup, dampak lalu lintas, IMB dan izin pengesahan site plan.

Menurut Eustachius Marsudi Wisnugroho Subowo, Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah, Satpol PP Kota Semarang, kegiatan tersebut sesuai arahan Kasatpol PP Kota Semarang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved