Berita Banyumas

Bupati Banyumas Ditunjuk Sebagai Pembicara COP27 di Mesir Atas Keberhasilannya Mengelola Sampah

Bupati Banyumas, Achmad Husein menjadi salah satu pembicara di COP27 yang diselenggarakan di Mesir

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat ditemui Tribunbanyumas.com, Desember 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Achmad Husein menjadi salah satu pembicara di COP27 yang diselenggarakan di Mesir. 

COP27 adalah Conference of Parties (COP) 27 digelar di Sharm El Sheikh, Mesir yang diselenggarakan sejak 6-18 November 2022.

"Ini adalah tugas dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI sebagai pembicara di COP27," kata Bupati Banyumas itu kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (15/11/2022).

Topik yang akan disampaikan adalah soal pengelolaan sampah yang sudah diterapkan di Banyumas

Seperti yang sudah banyak diketahui pengelolaan sampah di Banyumas telah diakui beberapa daerah di Indonesia. 

Bupati Bahkan sempat diundang ke Kementrian untuk pemaparan soal pengelolaan sampah di Banyumas.

Kabupaten Banyumas sendiri pernah darurat sampah dengan ditutupnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah oleh masyarakat. 

Banyak protes dari masyarakat Banyumas mengenai masalah sampah.

Atas dasar itulah yang membuat Kabupaten Banyumas termotivasi membangun kota tanpa TPA.

Banyumas Jadi Role Model pengelolaan sampah di Indonesia.

Bupati Banyumas, Achmad Husein ditunjuk langsung sebagai pembicara oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. 

"Pembicara dan dialog problem solving dengan negara-negara di dunia.

Itu jadi salah satu topik atau cara. 

Dari banyak cara yang ada di dunia, bukan satu satunya cara," ujarnya.

Adapun pengelolaan sampah di Banyumas dengan cara membangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST).

Selain itu menggunakan mesin pemilah sampah yang bisa memisahkan antara sampah organik dengan sampah plastik.

Proyek yang telah dibangun mulai dari TPST, membeli mesin pirolisis pemusnah sampah, kerja sama dengan pengelola Refuse Derived Fuel (RDF).

Bahkan yang masih digarap adalah Tempat Pembuangan Akhir Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPA BLE) yang ada di Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, Banyumas. (jti) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved