Berita Sukoharjo

Pemkab Sukoharjo Salurkan Bantuan Modal untuk 112 Peserta Pelatihan BLK Disperinaker

Pemkab Sukoharjo kembali menyalurkan bantuan modal usaha produktif untuk masyarakat. Penerima meliputi 112 orang peserta pelatihan Balai Latihan Kerja

Penulis: khoirul muzaki | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Khoirul Muzaki
Peserta BLK mendapat bantuan Rp1 juta yang diserahkan langsung  oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani di Auditorium Menara Wijaya lantai 10, Senin (14/11/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Pemkab Sukoharjo kembali menyalurkan bantuan modal usaha produktif untuk masyarakat. 

Penerima meliputi 112 orang peserta pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker). 

Masing-masing peserta mendapat bantuan Rp1 juta yang diserahkan langsung  oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani di Auditorium Menara Wijaya lantai 10, Senin (14/11/2022).

Bupati menyampaikan,  bantuan modal usaha produktif tersebut dalam rangka penanganan dampak inflasi tahun 2022 menyusul kenaikan harga BBM. 

Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor: 134/PMK.07/2022 pasal 2 mengamanatkan, dalam rangka mendukung program penanganan dampak inflasi, daerah menganggarkan belanja wajib perlindungan sosial yang pada ayat 2 huruf (b) digunakan untuk penciptaan lapangan kerja.

“Menindaklanjuti hal itu, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja menyalurkan bantuan sosial modal usaha produktif kepada peserta pelatihan BLK,” ujar Bupati.

Bupati berharap, bantuan sosial modal usaha produktif tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia memint bantuan itu tidak digunakan untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif, melainkan dimanfaatkan untuk hal produktif. 

Kepala Disperinaker Sukoharjo, Agustinus Setiyono mengatakan, bantuan modal usaha produktif tersebut untuk peserta pelatihan bidang menjahit dan tata boga. Diharapkan,  bantuan modal usaha Rp1 juta tersebut bisa dimaksimalkan para penerima untuk membantu usaha.

“Peserta pelatihan ini setelah dilatih dengan materi menjahit dan boga,  mereka sudah memiliki bekal kemampuan. Artinya setelah pelatihan selesai mereka bisa tetap bekerja membuka usaha mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved