Berita Purbalingga

Pria 50 Tahun di Purbalingga Mengakhiri Hidup di Pohon Kelapa Buat Warga Geger

Seorang laki-laki berinisial AS (50) warga Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga ditemukan tewas mengakhiri hidup di pohon kelapa Selasa.

Istimewa
Polisi dan warga saat mengevakuasi laki-laki berinisial AS (50) warga Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga ditemukan tewas gantung diri di pohon kelapa Selasa (15/11/2022).  

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Seorang laki-laki berinisial AS (50) warga Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga ditemukan tewas mengakhiri hidup di pohon kelapa Selasa (15/11/2022). 

Ia ditemukan oleh saksi yang akan memetik buah kelapa di sekitar lokasi.

Kapolsek Kejobong, Iptu Supriyanto mengatakan mendapatkan laporan kejadian warga gantung diri, anggota Polsek Kejobong langsung mendatangi lokasi. 

Selanjutnya melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Dari keterangan yang didapat, korban gantung diri ditemukan pertama kali sekira pukul 08.45 WIB. 

Saat itu, saksi Iwan (30) warga Desa Langgar yang akan memetik buah kelapa di kebun mendapati korban sudah tergantung di salah satu pohon kelapa.

"Mendapati hal tersebut, saksi kemudian berteriak meminta tolong hingga warga berdatangan. 

Warga kemudian bersama-sama menurunkan korban," jelas kapolsek kepada Tribunbanyumas.com.

Tidak diketahui secara pasti penyebab pria tersebut gantung diri. 

Berdasarkan keterangan keluarganya sebelum kejadian tidak ada permasalahan ataupun hal lain yang diduga menjadi penyebab gantung diri.

Kapolsek menjelaskan kepolisian sudah melakukan pemeriksaan di TKP. 

Selain itu, memeriksa jenazah korban bersama petugas medis Puskesmas Kejobong dan Inafis Polres Purbalingga.

“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan atau hal yang mencurigakan.

Pada jenazah ditemukan ciri khas gantung diri,” kata kapolsek.

Kapolsek menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. 

Keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi. (jti) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved