Berita Nasional

11 Warga Blora Jalani Isolasi dan Perawatan di RS, Kasus Covid-19 Nasional Bertambah 7.893

Sebanyak sebelas pasien covid 19 menjalani isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soetijono Blora.Hal itu disampaikan Kabid Pe

Editor: m nur huda
Freepik via Tribunnews
Ilustrasi Covid-19 subvarian Omicron XBB - 11 Warga Blora Jalani Isolasi dan Perawatan di RS, Kasus Covid-19 Nasional Bertambah 7.893 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Sebanyak sebelas pasien covid 19 menjalani isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soetijono Blora.

Hal itu disampaikan Kabid Pelayanan RSUD Blora, dr. Nurbetsia Bertawati, Selasa (15/11/2022).

"Akhir Oktober hingga November ini, kasus rawat inap covid 19 di Blora mengalami kenaikan," ucap dr. Nurbetsia Bertawati kepada tribunmuria.com.

"Yang sebelumnya 1 atau 2. Hari ini ada 11 pasien covid 19 di ruang isolasi," beber dr. Nurbetsia Bertawati.

karena itu, ia menyarankan masyarakat tetap jaga prokes, pakai masker, jaga jarak dan meningkatkan imunitas.

Terkait faktor penyebab, pihaknya mengaku hanya menerima pasien di UGD.

"Pasti kita periksa ternyata hasil antigen positif kemudian kita PCR, PCM hasilnya juga positif," jelas dr. Nurbetsia Bertawati.

"Kita kembalikan kepada masyarakat terkait prokesnya, sama vaksinasi. Kita imbau tetap vaksin dan jaga jarak," tambah dr. Nurbetsia Bertawati.

Kepala Dinkes Blora, Edi Widayat mengatakan, pihaknya menjamin ketersediaan vaksin.

‘’Untuk sementara cukup, kita akan terus ajukan ke pusat yang kabarnya juga sempat terbatas. Beberapa hari lalu kami ambil vaksin 10.000 dosis dan habis, ini baru kita ambil 10.000 dosis lagi. Intinya cukup untuk ketersediaan vaksin,’’ ucap Edi.

Edi Widayat sepakat, untuk menyikapi naiknya kasus covid-19 dan varian baru XBB, vaksinasi harus digenjot. ‘’Terutama untuk vaksinasi dosis 3 harus digenjot, pasalnya di Blora capaiannya baru sekitar 30 persen,’’ ungkapnya. 

Sementara itu, Pemerintah kembali mengumumkan penambahan kasus harian Covid-19. Data Selasa (15/11) pukul 12.00 WIB, kasus Covid-19 bertambah 7.893 kasus dalam 24 jam terakhir. Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 6.573.805 terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020. 

DKI Jakarta menempati posisi dengan penambahan kasus konfirmasi paling banyak, yaitu 2.932 kasus. Kemudian Jawa Barat 1.472 kasus, Jawa Timur 924 kasus, Banten 816 kasus, dan Jawa Tengah 402 kasus. 

Sementara itu, kasus aktif naik 3.814 kasus dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya mencapai 53.774 kasus aktif. Kasus aktif adalah pasien yang masih terkonfirmasi positif virus corona, dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri. Data ini merujuk pada data yang dipublikasikan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. Data tersebut juga bisa diakses publik melalui situs covid19.go.id. 

Sembuh dan meninggal 

Data yang sama menunjukkan, ada penambahan kasus sembuh. Dalam sehari, jumlahnya bertambah 4.038.
Dengan demikian, total kasus sembuh Covid-19 hingga kini tercatat 6.360.832. Di sisi lain, ada 41 pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam periode 14-15 November 2022. Penambahan itu membuat total kematian akibat Covid-19 mencapai 159.199 orang. 

Lalu, ada 6.925 orang lainnya berstatus suspek. Sementara itu, Jumlah spesimen yang diperiksa dalam 24 jam terakhir mencapai 89.487 dari 40.104 orang. 

Berdasarkan pemeriksaan, sebanyak 15.210 spesimen dari 7.893 orang diketahui positif Covid-19. Hingga Jumat ini, total tercatat 111.417.478 spesimen dari 72.025.791 orang sudah diperiksa.

Data memperlihatkan, angka positivity rate harian sebesar 19,68 persen dan positivity rate mingguan 30 Oktober - 5 November 2022 sebesar 15,78 persen. (kim/fika/kps/TRIBUN JATENG CETAK)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved