Berita Wonosobo

Aplikasi Damai Mas, Inovasi Baru Pemkab Wonosobo dalam Percepatan Pelaporan Ancaman Konflik

Inovasi baru ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih Wonosobo yang aman, tenteram, tenang, guyub dan rukun

Penulis: Imah Masitoh | Editor: muslimah
Tribun Jateng/ Imah Masitoh
Bupati Afif melaunching aplikasi Damai Mas di pendopo Bupati, Rabu (16/11/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Dalam rangka mewujudkan zero konflik sosial, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Wonosobo membuat inovasi baru aplikasi Data Masuk Informasi Masyarakat (Damai Mas). 

Damai Mas sendiri merupakan aplikasi berbasis web yang digunakan untuk melakukan pendataan, pelaporan dan kolaborasi dalam rangka percepatan laporan kewaspadaan dini terkait berbagai ancaman konflik di Kabupaten Wonosobo

Menurut Edi Santoso selaku Kepala Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Wonosobo mengatakan, inovasi baru ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih Wonosobo yang aman, tenteram, tenang, guyub dan rukun.

"Filosofi nama dari dua kata Damai dan Mas. Damai bisa diartikan tidak ada kerusuhan, aman, tenteram. Sedangkan Mas (emas) yang diartikan sesuatu yang tinggi mutunya berharga, bernilai dan harus disimpan baik-baik. Seperti yang diharapkan sesuatu yang dapat mewujudkan Wonosobo Aman," jelasnya. 

Damai Mas sendiri memuat data basic pengelolaan data perkategori Kamtibmas, pengelolaan data kegiatan Kamtibmas, pengelolaan data informasi masyarakat, pengelolaan data berdasarkan titik koordinat, dan pengelolaan gallery Kamtibmas.

Aplikasi ini menjadi media Lapor Potensi Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) oleh masyarakat yang akan menjadi bahan identifikasi pemerintah daerah untuk pengambilan kebijakan. 

"Sehingga aplikasi ini mendukung tugas Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah sebagai upaya deteksi dini dan cegah dini ATHG secara cepat, tepat dan terarah," tambahnya. 

Setiap data laporan yang masuk, akan diverifikasi terlebih dahulu dalam hal ini pihak Kesbangpol sebagai admin, untuk selanjutnya diidentifikasi laporan untuk ditindaklanjuti. 

"Jadi nanti ada 2 kanal, pertama untuk Tim Kewaspadaan dan satu lagi akan terhubung dengan Lapor Bupati. Aplikasi ini menjadi Sarana Prasarana juga untuk ikut mendukung menjaga kerukunan di Wonosobo," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved