Berita Blora

Penerimaan Pajak Capai 91,28 Persen, Slamet Pamudji Optimis Sesuai Target

Pemerintah Kabupaten Blora melalui Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Blora.

Penulis: ahmad mustakim | Editor: rival al manaf
Istimewa
Kepala Badan Pengelolaan, Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora Slamet Pamudji (TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM)  

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora melalui Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Blora menargetkan penghasilan pajak sebesar Rp 58,58 Miliar.

Hingga akhir Oktober lalu, realisasi pendapatan dari sektor pajak itu sudah mencapai Rp 53,47 Miliar atau bisa dibilang sudah mencapai 91,28 persen.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BPPKAD Blora Slamet Pamuji saat ditemui tribunmuria.com.

Slamet Pamuji menjelaskan pendapatan tersebut merupakan total pajak dari sepuluh jenis pajak yang ditagih oleh BPPKAD Blora.

Jenis pajak tersebut diantaranya adalah pajak hotel, restoran, hiburan, penerangan jalan, reklame, parkir, air tanah, minerba, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Dari data yang diterima tribunmuriacom, pajak penerangan jalan menjadi jenis pajak dengan target dan realisasi tertinggi.

Yakni dengan target Rp 25,1 miliar dan realisasinya sudah mencapai Rp 21,9 miliar. 

”Pajak memang yang paling tinggi di pajak penerangan jalan. Ini yang narik PLN. Jadi sebagian digunakan untuk penerangan jalan, Sedangkan hal itu kan masih lebih, Maka sebagian lagi masuk kas daerah,” jelas Slamet Pamuji, Kamis (17/11/2022).

Pihaknya mengaku tetap optimis akan mencapai target pendapatan dari sektor pajak daerah tersebut.

Sebab masih ada waktu 1,5 bulan untuk mencapainya, sedangkan rata-rata realisasi penghasilan pajak sudah lebih dari 90 %.

”Pajak secara umum sudah hampir mencapai target, walaupun ada beberapa pajak yang sudah lebih dari 90 % dan beberapa masih kurang dari 90 %,” terang Slamet Pamudji.

Pihaknya mengaku akan mencoba untuk genjot pajak di bagian hotel dan restoran untuk meningkatkan pendapatan dari sektor pajak.

Sebab sektor tersebut menurutnya memiliki potensi yang besar bagi Blora.

Namun, pihaknya terkendala dengan kesadaran masyarakat, sebab, pajak jenis ini nantinya akan dibebankan kepada masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved