Berita Internasional

Warganya Dipersekusi, Korea Utara Ultimatum Jepang

Pemerintah Korea Utara memberi pernyataan Jepang akan 'membayar mahal' jika dugaan penganiayaan terhadap warga negara Korut yang tinggal di negara itu

Editor: m nur huda
via kompas.com
Sebuah rudal diluncurkan selama apa yang dilaporkan media pemerintah Korea Utara sebagai uji coba rudal hipersonik di lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara pada Selasa (11/1/2022). Foto ini dirilis pada Rabu (12/1/2022) oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) Korea Utara. 

TRIBUNJATENG.COM, TPYONGYANG - Pemerintah Korea Utara memberi pernyataan Jepang akan 'membayar mahal' jika dugaan penganiayaan terhadap warga negara Korut yang tinggal di negara itu berlanjut.

Dikutip dari laman Russia Today, Rabu (16/11/2022), Korut memandang 'persekusi' warganya di Jepang sebagai tantangan terhadap martabat dan kedaulatan negara.

Menurut kantor berita Korea Selatan (Korsel) Yonhap, pernyataan tersebut tampaknya merujuk pada laporan peningkatan kejahatan rasial terhadap siswa di sekolah-sekolah di seluruh Jepang untuk etnis Korea.

"Kami dengan sungguh-sungguh menyatakan bahwa penembakan rudal balistik jarak menengah darat ke darat jenis baru pada 4 Oktober lalu adalah peringatan bagi musuh-musuh kami," kata kantor berita pemerintah Korut (KCNA) mengutip pernyataan pemerintah Korut.

Pada 4 Oktober lalu, Korut melakukan uji coba teknologi rudal terlarang tahun ini, menembakkan rudal balistik Hwasong-12 ke Samudra Pasifik.

Proyektil itu terbang di atas langit Jepang, memicu peringatan bagi penduduk untuk mencari perlindungan, dan akhirnya menempuh jarak 4.500 kilometer, yang tampaknya menjadi jarak terjauh yang pernah dilalui rudal Korea Utara.

Itu juga pertama kalinya dalam lima tahun, Korut mengirim rudal ke Jepang yang mengutuk langkah itu.
 
Para pemimpin Jepang, Korsel dan AS yang bertemu di sela-sela Konferesi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Timur di Kamboja pada hari Minggu pun bersumpah untuk merespons program nuklir dan rudal balistik Korut secara terpadu dan terkoordinasi.

Presiden AS Joe Biden bersikeras bahwa kemitraan antara ketiga negara itu bahkan lebih penting dibandingkan sebelumnya, mengingat apa yang ia gambarkan sebagai peningkatan provokasi oleh Korut.(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Diduga Persekusi Warganya, Korea Utara Kirim Peringatan ke Jepang

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved