Berita Jepara

Disdukcapil Jepara Kerjasama dengan Kemenag, Pengantin Baru Kini Mudah Dapatkan Dokumen Kependudukan

Pengantin baru di Kabupaten Jepara tak perlu susah lagi mengurus dokumen pendudukan.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: sujarwo
Dok. Disdukcapil Jepara
Kepala Disdukcapil Jepara Abdul Syukur dan Kepala Kemenang Jepara bersalaman sebagai setelah dua instansi itu resmi menjalin kerjasama, Kamis (17/11/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, JEPARA - Pengantin baru di Kabupaten Jepara, tidak perlu susah-susah lagi mengurus dokumen pendudukan.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara telah menjalin kerjasama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jepara  kerjasama untuk menerbitkan KTP Elektronik dan Kartu Keluarga (KK) bagi pasangan yang baru menikah. 

Bentuknya, setiap pengantin baru tidak perlu repot mengurus perubahan status perkawinan di KTP El, tetapi mereka otomatis akan mendapat KTP El baru dengan status perkawinan kawin. Pasangan baru ini juga akan mendapat KK baru jika menginginkan pecah KK dengan orang tua.

Nota kerjasama ini ditandatangani Kepala Disdukcapil Kabupaten Jepara, Abdul Syukur dan Kepala Kemenag Jepara, Muh. Habib di Aula Kemenag, Kamis (17/11/2022). 

Penandatanganan disaksikan jajaran pejabat Kemenag dan seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Jepara, jajaran pejabat Disdukcapil, Kepala Bagian Hukum Setda Jepara dan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Jepara.

Abdul Syukur mengatakan bahwa kerjasama ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi warga masyarakat. Pengantin baru tidak perlu mengajukan permohonan baik secara daring maupun luring, tetapi  KTP el dan KK baru segera kita terbitkan. 

Menurutnya, Para pengantin baru cukup mengambil KTP El dan KK di kecamatan, beberapa hari setelah akad nikah.

Selain itu, kata Abdul Syukur, layanan untuk pengantin baru, pada tahun ini Disdukcapil telah meluncurkan beberapa inovasi baru. 

Inovasi tersebut antara lain penerbitan KTP El dan KK baru bagi pasangan yang bercerai. 

Inovasi yang mulai berlaku April 2022 ini merupakan kerjasama dengan Pengadilan Agama Kabupaten Jepara. 

Inovasi lain adalah pelayanan daring melalui aplikasi Pindang Cemplung (Pelayanan Daring Cepet Rampung) yang sudah diluncurkan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2022. 

Kemudian inovasi Bilang Bapak (Bayi Pulang Bawa Akta Kelahiran) yang akan diluncurkan awal Desember bulan depan. 

Inovasi Bilang Bapak merupakan kerjasama dengan RSUD RA Kartini, RSI Sultan Hadlirin dan RS PKU Aisyiyah Jepara. Bentuknya, bagi bayi yang dilahirkan di ketiga RS ini secara otomatis akan mendapatkan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Pihaknya akan terus memperkuat spektrum layanan melalui inovasi-inovasi baru  agar akses masyarakat terhadap administrasi kependudukan semakin mudah, cepat dan berkualitas. 

"Masyarakat Jepara yang secara umum sudah tertib administrasi kependudukan, harus kita imbangi dengan pelayanan yang prima melalui inovasi-inovasi layanan," kata Abdul Syukur.

Sementara itu, Kepala Kemenag Muh. Habib mengataoan perubahan data pada dokumen kependudukan sangat penting agar tidak terjadi penyalahgunaan.

Hasil kerjasama ini akan bermanfaat untuk masyarakat Jepara, khususnya pengantin baru. Karena status perkawinan usai menikah langsung tercatat di dokumen kependudukan KTP el dan KK. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved