beacukai tanjung emas

Komitmen Lindungi Masyarakat, Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara Eks Kepabeanan

Bea Cukai Tanjung Emas lakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) Eks Kepabeanan periode Juli sampai dengan Oktober 2022

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
Bea Cukai Tanjung Emas lakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) Eks Kepabeanan periode Juli sampai dengan Oktober 2022 

TRIBUNJATENG.COM - Menjalankan salah satu fungsi Bea Cukai sebagai Community Protector, Bea Cukai Tanjung Emas lakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) Eks Kepabeanan periode Juli sampai dengan Oktober 2022 di Tempat Penimbunan Pabean KPPBC TMP Tanjung Emas, Rabu (16/11/2022).

Bea Cukai Tanjung Emas lakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) Eks Kepabeanan periode Juli sampai dengan Oktober 2022
Bea Cukai Tanjung Emas lakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) Eks Kepabeanan periode Juli sampai dengan Oktober 2022 (IST)

Pemusnahan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Bea Cukai atas penyelesaian BMN Eks Kepabeanan atas importasi melalui Perusahaan Jasa Titipan yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Emas sebagai perwujudan komitmen Bea Cukai dalam menegakkan hukum.

“Barang-barang yang dimusnahkan tersebut hasil penindakan yang tidak memenuhi ketentuan di bidang kepabeanan dan berstatus BMN dapat dimusnahkan,” terang Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai VI, Toto Boedhi Artono.

Berdasar Peraturan Menteri Keuangan Nomor 178/PMK.04/2019 tentang Penyelesaian Terhadap Barang yang Dinyatakan Tidak Dikuasai, Barang yang Dikuasai Negara, pemusnahan barang dilakukan terhadap barang yang menjadi milik negara yang tidak dapat digunakan, tidak dapat dimanfaatkan,  tidak dapat dihibahkan, dan tidak mempunyai nilai ekonomis.

“Barang yang dimusnahkan merupakan barang yang sudah tidak layak konsumsi atau berbahaya jika dikonsumsi, sudah tidak memiliki nilai ekonomi, sudah busuk atau kadaluarsa dan juga barang-barang yang tidak dapat dihibahkan ataupun dilelang,” ungkap Toto.

Adapun BMN yang dimusnahkan antara lain berupa pakaian, sex toys, perangkat elektronik, makanan dan minuman hingga hewan yang diawetkan untuk bahan baku obat tradisional.

Barang yang dimusnahkan berasal dari 72 dokumen dengan total nilai perkiraan sebesar Rp 68.455.000,00.

Selain itu Bea Cukai juga melakukan pemusnahan Barang Kena Cukai (BKC) eks kepabeanan berupa MMEA sebanyak 232 botol ginseng dan 316 botol MMEA jenis lainnya, yang berdasarkan ketentuan BKC tersebut dimusnahkan atas kelebihan dari jumlah pembebasan cukai yang telah ditentukan .

Kegiatan pemusnahan terhadap barang hasil penindakan dan penyidikan merupakan komitmen Bea Cukai dalam penyelesaian proses penegakan hukum serta diharapkan masyarakat mengetahui bahwa Bea Cukai selalu menindaklanjuti barang yang pemasukannya tidak sesuai dengan ketentuan.(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved