Berita Nasional

Politisi PDI Perjuangan Berikan Dukungan Kepada Erick Thohir

Rano Karno melihat Indonesia telah diakui oleh dunia bisa menyelenggarakan acara-acara bertaraf internasional.

Editor: Editor Bisnis
Istimewa
Menteri BUMN RI Erick Thohir 

TRIBUNJATENG.COM - Politisi PDI Perjuangan, Rano Karno memberikan dukungannya kepada Menteri BUMN RI Erick Thohir. Dukungan ini diberikan lantaran Erick Thohir menjalani misi strategis dari Presiden Jokowi.

Tugas ini adalah menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade yang berlokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada tahun 2036. Rano Karno menegaskan, Erick Thohir merupakan sosok yang berpengalaman di dunia profesional dan mampu menjaga kepentingan nasional Indonesia dimata dunia.

"Figur Erick Thohir pengampu yang berpengalaman, profesional, dan bertangan dingin dalam menjaga kepentingan nasional sekaligus mempertahankan peran penting Indonesia di dunia internasional jelas sangat dibutuhkan," tutur Rano Karno.

Ia juga melihat posisi Erick Thohir sebagai anggota IOC akan menjadi sangat strategis untuk memastikan rencana Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade dapat terselenggara dengan baik. Apalagi ketika G-20 kemarin, IOC memperlihatkan sinyal positif untuk menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah ajang olah raga terbesar di dunia tersebut.

Rano Karno melihat Indonesia telah diakui oleh dunia bisa menyelenggarakan acara-acara bertaraf internasional. Termasuk acara-acara yang dibantu oleh Erick Thohir seperti Asian Games 2018, FIBA Asia Cup 2021 dan G-20 2022.

"Dukungan IOC untuk Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade di ibu kota baru Indonesia Nusantara pada 2036 adalah sebuah pengakuan dunia internasional," ujar Anggota Komisi X DPR RI dari PDI Perjuangan tersebut.

Di samping penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade 2036, Erick Thohir juga diminta memastikan pembangunan IKN Nusantara terus dilakukan. Karenanya peran Erick Thohir sebagai menteri andalan dari Presiden Jokowi sangat dibutuhkan agar IOC menyetujui penyelenggaraan tersebut dilaksanakan di ibu kita negara yang baru nantinya.

"Pekerjaan rumah ini tentu membutuhkan keterlibatan berbagai pihak yang mampu menjaga kesinambungan pembangunan usai Presiden Jokowi menuntaskan masa kerjanya pada 2024," terang Rano.

"Sekaligus memastikan kesinambungan pembangunan yang telah dirintis Presiden Jokowi dapat terus dilanjutkan di masa depan," pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved