Berita Pekalongan

Sedang Olahraga Pagi. Sutarno Kaget Ada Mayat Mengambang di Sungai di Pekalongan

Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di bawah Jembatan Glodak yang berada di Desa Blimbingwuluh, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: rival al manaf
Dok SAR Bumi Santri
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di bawah Jembatan Glodak yang berada di Desa Blimbingwuluh, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (19/11/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di bawah Jembatan Glodak yang berada di Desa Blimbingwuluh, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (19/11/2022).

Kapolsek Sragi AKP Nurcholis membenarkan adanya informasi tersebut.

"Betul mas kami menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat di jembatan Glodak Siwalan," kata Kapolsek Sragi AKP Nurcholis saat dihubungi tribunjateng.com, Minggu (20/11/2022).

Baca juga: Nasib Apes Benzema Dicoret Timnas Prancis untuk Piala Dunia 2022 di Detik Terakhir

Baca juga: Potret Ronaldo dan Messi Main Catur Bareng, Kompak Diunggah Keduanya di Instagram Jelang Piala Dunia

Baca juga: Horoskop Cina Hari Ini Minggu 20 November 2022, Ramalan 4 Shio Ini Jadi Pemaaf

Pihaknya menjelaskan, bahwa mayat pertama kali ditemukan oleh Sutarno (60) warga Tunjungsari, Desa Siwalan yang saat itu sedang berolahraga.

"Sutarno yang saat itu melewati jembatan desa tersebut melihat sesosok mayat yang mengambang di sungai Sragi dan masih terbawa arus sungai.

"Kemudian, Sutarno langsung menghubungi Yahya selaku Kepala Desa Tunjungsari dan segera melaporkan ke Polsek Sragi," jelasnya.

Baca juga: Pikat Ratusan Penonton, Pagelaran Seni Barongan Kolosal Semarakkan Rangkaian Hari Jadi Blora Ke 273

Baca juga: Dua Rumah Terbakar di Wonosobo saat Malam Minggu, Dugaan Penyebabnya Diungkap

Baca juga: 18 Desa Ikuti Festival Desa Wisata Blora, Ini Produk Unggulan Mereka

AKP Nurcholis menambahkan, mayat yang ditemukan tersebut dalam keadaan badan sudah membengkak, dengan posisi tertelungkup di pinggir sungai.

Selanjutnya, tim Inafis Satreskrim Polres Pekalongan bersama BPBD, SAR Bumi Santri, serta PMI Kabupaten Pekalongan langsung melakukan evakuasi terhadap korban, dan langsung dibawa ke RSUD Kraton.

"Ciri-ciri korban yaitu laki-laki, umur kurang lebih 50 tahun, tinggi 155 cm, rambut lurus beruban, kumis beruban, jenggot beruban, warna kulit sawo matang, mengenakan pakaian kemeja lengan panjang warna abu-abu, dan mengenakan celana panjang kain warna biru dongker," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved